Serah Terima Lahan Pembangunan RSUD Mamuju Tengah
Mamuju Tengah, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melaksanakan serah terima lahan pekerjaan konstruksi terintegrasi rancang bangun (design and build) pembangunan/renovasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mamuju Tengah pada Jumat, 12 Juni 2026, bertempat di halaman RSUD Kabupaten Mamuju Tengah.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Tengah, perwakilan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Project Manager PT PP (Persero), Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Sekretaris DPRD, serta sejumlah kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Tengah.Litha Febriani menyampaikan bahwa pembangunan rumah sakit ini akan menjadi salah satu bangunan terbesar dan termegah yang pernah dibangun di Kabupaten Mamuju Tengah. Menurutnya, kehadiran fasilitas kesehatan yang representatif merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Litha menjelaskan bahwa RSUD Mamuju Tengah saat ini telah memenuhi berbagai persyaratan untuk peningkatan status rumah sakit. Namun dalam dua tahun terakhir, pemerintah daerah menghadapi berbagai kendala, salah satunya keterbatasan dukungan anggaran. Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi semangat pemerintah daerah untuk terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.
Ia juga mengungkapkan bahwa proses pembangunan rumah sakit ini melalui tahapan yang cukup panjang, termasuk proses pengadaan lahan yang dilakukan bersama Dinas Kesehatan dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman. Pemerintah daerah sempat mempertimbangkan lokasi lain, namun akhirnya memutuskan tetap membangun di lokasi saat ini karena dinilai strategis dan sesuai dengan kebutuhan pengembangan layanan kesehatan di masa depan.
Pada kesempatan tersebut, Sekda menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia atas dukungan dan bantuan yang diberikan kepada Kabupaten Mamuju Tengah untuk pembangunan fasilitas kesehatan tersebut.

Menurutnya, dengan hadirnya gedung rumah sakit yang baru, pelayanan kesehatan khususnya layanan rujukan di Kabupaten Mamuju Tengah dapat semakin optimal sehingga masyarakat tidak lagi harus banyak dirujuk ke daerah lain untuk mendapatkan pelayanan medis yang memadai.
Selain meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, optimalisasi layanan rumah sakit juga diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah melalui pengelolaan rumah sakit yang berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Di akhir sambutannya, Litha Febriani berharap proses pembangunan dapat berjalan sesuai target dan selesai pada Desember 2026, sehingga pada Januari 2027 pelayanan kesehatan, khususnya layanan rujukan, dapat berjalan lebih maksimal dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Kabupaten Mamuju Tengah.
“Mudah-mudahan pembangunan rumah sakit ini dapat tuntas pada Desember 2026 sehingga pada Januari 2027 pelayanan kesehatan di Kabupaten Mamuju Tengah, khususnya pelayanan rujukan, dapat berjalan lebih maksimal,” tutupnya. (naryo)













