Uncategorized

SOSIALISASI PROGRAM TASPEN DAN LAYANAN PRODUK BANK MANDIRI TASPEN 

9
×

SOSIALISASI PROGRAM TASPEN DAN LAYANAN PRODUK BANK MANDIRI TASPEN 

Sebarkan artikel ini

SOSIALISASI PROGRAM TASPEN DAN LAYANAN PRODUK BANK MANDIRI TASPEN

Mamuju Tengah, makassarpena.id – Sosialisasi Program Taspen dan Layanan Produk Bank Mandiri Taspen dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Mamuju Tengah, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Tengah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), pimpinan Bank Mandiri Taspen, serta para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan memasuki masa pensiun.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Tengah, Litha Febriani, SE, M.Si menyampaikan pentingnya sosialisasi ini sebagai bekal bagi ASN dalam menghadapi masa purna tugas. Ia mengingatkan bahwa pelayanan kepada pensiunan saat ini telah mengalami banyak perkembangan dibandingkan beberapa tahun lalu.

“Dulu para pensiunan menerima gaji melalui kantor pos dan harus dilakukan pengecekan secara langsung untuk memastikan bahwa penerima benar-benar yang berhak. Bahkan pernah ditemukan kasus di mana pensiun masih diterima padahal yang bersangkutan telah meninggal dunia,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini proses verifikasi penerima manfaat Taspen telah memanfaatkan teknologi digital melalui aplikasi pengenalan wajah. Penerima cukup melakukan verifikasi dengan menggerakkan kepala ke kiri dan ke kanan sehingga sistem dapat memastikan identitas penerima manfaat secara akurat.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan data ASN yang akan memasuki masa pensiun di Kabupaten Mamuju Tengah selama periode 2026 hingga 2028. Berdasarkan data BKD, terdapat sekitar 173 ASN yang akan memasuki masa purna tugas. Sementara pada tahun 2026 terdapat ASN dari jabatan Eselon II sebanyak tiga orang dan Eselon III sebanyak empat orang yang memasuki masa pensiun.

Litha Febriani menegaskan bahwa ASN merupakan profesi yang mulia karena mengemban tugas melayani masyarakat demi terciptanya kehidupan yang aman, damai, dan sejahtera. Oleh karena itu, setiap ASN perlu mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi masa pensiun agar tetap dapat menjalani kehidupan dengan tenang dan produktif.

“Tujuan persiapan pensiun adalah bagaimana kita dapat hidup dengan tenang dan nyaman setelah tidak lagi aktif sebagai ASN,” katanya.

Ia menjelaskan beberapa hal penting yang perlu dipersiapkan menjelang pensiun. Pertama, melengkapi seluruh dokumen administrasi yang harus sudah diajukan ke BKD paling lambat enam bulan sebelum masa pensiun. Kedua, mempersiapkan rencana kegiatan atau usaha yang akan dijalankan setelah pensiun, seperti kembali mengelola kebun atau membuka usaha mandiri.

“Karena penghasilan pensiun tentu berbeda dengan saat masih aktif sebagai ASN, maka diperlukan perencanaan yang matang agar kesejahteraan tetap terjaga,” tuturnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para ASN yang akan memasuki masa pensiun memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai hak-hak pensiun, layanan Taspen, serta produk dan layanan Bank Mandiri Taspen yang dapat mendukung kesejahteraan mereka di masa purna tugas.Silakan disesuaikan lagi jika ingin ditambahkan nama narasumber lengkap, jumlah peserta, atau keterangan penyelenggara kegiatan. (naryo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *