Agama

Raker DP MUI Kota Makassar Perkuat Sinergi Ulama dan Umara

8
×

Raker DP MUI Kota Makassar Perkuat Sinergi Ulama dan Umara

Sebarkan artikel ini

Raker DP MUI Kota Makassar Perkuat Sinergi Ulama dan Umara

Makassar, makassarpena.id – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Makassar menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahunan dengan mengusung tema “Memperkokoh Sinergi Ulama dan Umara Menuju Makassar Mulia”, di salah satu hotel di Kota Makassar, Selasa (28/7/2026).
Rapat kerja yang dibuka secara resmi oleh perwakilan Wali Kota Makassar ini dihadiri oleh seluruh pengurus harian, pengurus komisi, serta pengurus MUI kecamatan se-Kota Makassar.

Ketua DP MUI Kota Makassar, Syekh AG. Dr. H. Baharuddin HS, M.A., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan rapat kerja tahun ini mengalami keterlambatan. Menurutnya, agenda tersebut seharusnya dilaksanakan pada awal tahun, namun karena kendala teknis baru dapat terlaksana pada akhir Juli.

Ia menegaskan bahwa MUI merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan kondusif. Karena itu, MUI harus senantiasa hadir memberikan dukungan terhadap program-program pemerintah, baik diminta maupun tidak.

“Kalau sinergi antara ulama dan umara terbangun, maka insya Allah Kota Makassar akan tetap aman, damai, dan penuh keberkahan,” tegas Syekh Baharuddin.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Politik Kota Makassar, Drs. Ahmad Namsum, S.Ag., M.M., yang mewakili Wali Kota Makassar, memberikan apresiasi atas konsistensi MUI Kota Makassar dalam melaksanakan program-program keumatan yang selaras dengan arah pembangunan daerah.

Menurutnya, MUI memiliki peran penting sebagai patron dan mitra pemerintah dalam membimbing umat serta memperkuat partisipasi masyarakat untuk menyukseskan berbagai program pembangunan di Kota Makassar.

Ia juga menyampaikan pesan Wali Kota Makassar agar semangat kebersamaan terus dijaga.

“Pesan Bapak Wali Kota, Makassar adalah rumah kita bersama. Karena itu, seluruh elemen masyarakat, termasuk para ulama, memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan, kerukunan, dan mendukung pembangunan kota ini,” ujarnya.

Melalui rapat kerja ini, Pemerintah Kota Makassar berharap MUI dapat melahirkan program-program yang inovatif, aplikatif, dan mampu menjawab tantangan kehidupan umat, sekaligus memperkuat sinergi antara ulama dan umara demi terwujudnya Kota Makassar yang maju, religius, dan mulia.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Qari Nasional Dr. Baharuddin, M.Ag., dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Dr. KH. Kaswad Sartono, M.Ag. Selanjutnya, Ketua Panitia Raker, AG. Dr. H. Abd. Muthalib Abdullah, M.A., menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan sebelum memasuki sidang-sidang rapat kerja.

Ulama adalah Mitra, Bukan Stempel Pemerintah

Ulama tidak boleh menjadi sekadar stempel pemerintah, melainkan harus menjadi mitra strategis bagi umara dalam mewujudkan kemaslahatan umat. Hubungan ulama dan umara bukan hubungan saling mendominasi, tetapi hubungan yang saling menguatkan dalam menegakkan nilai-nilai keadilan, kebenaran, dan kemaslahatan.

“Ibarat tangan, ibu jari melambangkan ulama, sedangkan jari telunjuk melambangkan umara. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda, tetapi saling melengkapi. Tanpa ibu jari, telunjuk kehilangan kekuatan untuk menggenggam dengan sempurna. Demikian pula, tanpa bimbingan ulama, kepemimpinan umara akan kehilangan arah moral dan spiritual,” terang Prof. Dr. KH. Muammar Bakry, Lc, MA pada sesi pembekalan rapat kerja MUI Kota Makassar tahun 2026.

Ulama menurutnya adalah literasi hidup bagi umat. Mereka tidak hanya menyampaikan ilmu agama, tetapi juga menjadi penuntun akhlak, penjaga nilai-nilai kebenaran, serta pemberi nasihat yang jujur kepada pemimpin dan masyarakat. Sementara itu, umara berkewajiban menghadirkan kebijakan yang adil dan berpihak kepada kepentingan rakyat dengan menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam menjalankan amanah. (as)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *