Kadir Halid, Pekerjaan Drainase Aroepala Segera Dibangun
Makassar, makassarpena.id – Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulsel melaksanakan pembangunan jalan poros provinsi, sebagai infrastruktur strategis yang berperan vital dalam meningkatkan daya saing daerah, meratakan ekonomi, dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Pembangunan jalan provinsi mengutamakan kualitas, keamanan, dan keberlanjutan, bukan sekadar membangun panjang jalan. Prioritas pada ketahanan jalan agar tidak cepat rusak, tidak becek, dan tidak banjir, terutama di wilayah dengan tingkat kerusakan tinggi.
Hanya saja pembangunan Jalan Aroepala yang menghubungkan antara Kota Makassar dan Kabupaten Gowa justru diduga sebagai salah satu penyebab banjir di wilayah sekitarnya. Hal itu diakibatkan pembangunan jalan tersebut sudah berlangsung belasan tahun tanpa drainase.
Bahkan berdasarkan fakta di lapangan, sejumlah warung makan di jalan poros itu diduga limbahnya masuk perumahan karena drainase primer di kedua sisi jalan tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Menyinggung pembangunan jalan yang belasan tahun tanpa drainase itu, sebagai salah satu penyebab banjir ketika musim hujan, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulsel, Andi Ihsan mengatakan, mungkin karena drainasenya hanya tersumbat, sehingga terjadi banjir.
Namun pihaknya telah memastikan pembangunan drainase tersebut segera dilaksanakan tahun ini, karena dana dan kontraknya sudah ada. Hal tersebut diungkapkan di Ruang Komis D DPRD Provinsi Sulsel, Gedung Dinas PU Sulsel, Jl. A. Pettarani, sebagai kantor sementara, Senin, 13 April 2026.
Pernyataan yang sama dipertegas oleh Kadir Halid, Ketua Komisi D DPRD Provinsi Sulsel. “Pembangunan drainase di Jalan Aroepala segera dikerjakan tahun ini karena sudah dianggarkan dan juga sudah ada kontraknya,” tegas Ketua Komisi D tersebut di ruang yang sama usai memimpin rapat.













