Politik

Tingkatkan SDM Keagamaan, Fraksi PKS Kolaborasi Bagian Kesra Pemkot Makassar

20
×

Tingkatkan SDM Keagamaan, Fraksi PKS Kolaborasi Bagian Kesra Pemkot Makassar

Sebarkan artikel ini

Tingkatkan SDM Keagamaan, Fraksi PKS Kolaborasi Bagian Kesra Pemkot Makassar

Makassar, makassarpen.id – Dalam rangka meningkatkan SDM keagamaan, maka Fraksi PKS DPRD Kota Makassar mendesak Bagian Kesra Pemkot Makassar untuk melaksanakan program-program pelatihan, termasuk melatih para da’i, imam kelurahan, dan guru mengaji agar mereka semakin berkualitas.

Menurut Kepala Bagian Kesejahteraan Pemerintah Kota Makassar, M. Syarif bahwa pihaknya telah melaksanakan program pelatihan tersebut memang atas usulan Fraksi PKS DPRD Kota Makassar. Pihaknya banyak berkolaborasi dengan PKS dalam melaksanakan program pelatihan dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) keagamaan.

Hal tersebut disampaikan ketika ia menjadi pemateri dalam acara pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah di Hotel Premier Karebosi Link, Jumat, 26 Juni 2026.

Kabag Kesra tersebut juga menjelaskan, ada sekitar 4.500 orang yang ikut berkontribusi dalam keagamaan, yakni guru mengaji, Imam Kelurahan, imam masjid. Mereka semua, tambah dia, sudah menerima insentif dari pemerintah lewat Kesra Pemkot Makassar.

Bahkan ia menegaskan bahwa pengangkatan imam kelurahan saat ini benar benar melalui seleksi yang ketat dan sesuai aturan, termasuk kualitas individu dan Perwali yang membatasi umur hanya maksimal 60 tahun.

Sementara itu Anwar Faruq, Wakil Ketua DPRD Kota Makassar mengatakan, dalam rangka meningkatkan SDM keagamaan, maka kita harus mengadopsi kerangka kerja kolaboratif yang menggabungkan pendidikan karakter, literasi digital dan wawasan kebangsaan. Karena itu, lanjut dia, berfokus pada penguatan moderasi beragama dan transformasi digital.

Anwar Faruq yang juga Ketua DPW PKS Sulsel, menjelaskan bahwa transformasi digital dalam dakwah berarti membekali tokoh agama, dai dan santri dengan keterampilan produksi konten kreatif yang berbasis kecerdasan buatan (AI). Begitu juga, tambah dia, harus menerapkan manajemen media sosial yang efektif untuk menjangkau gen z dan masyarakat luas.

Menyinggung penguatan moderasi beragama, Legislator PKS tersebut memaparkan, sebaiknya memasukkan modul yang mengedepankan toleransi, cinta kemanusiaan, dan Islam yang rahmatan lil’alamin guna menciptakan narasi dakwah yang sejuk dan konstruktif.

Namun terkait peningkatan kapasitas ekonomi umat, ia mengungkapkan bahwa mengintegrasikan program keagamaan dengan pemberdayaan ekonomi, seperti inkubasi bisnis pesantren dan pelatihan kemandirian ekonomi kader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *