Makassar–makassarpena.id – Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Sulawesi Selatan akan berkolaborasi dengan Bank Indonesia dalam memberantas Judi online.
Hal tersebut diterungkap saat IPIM Sulsel yang dipimpin Ketua Umumnya Dr. KH Masykur Yusuf, M.Ag bertemu dengan Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel, Ricky Satria yang didampingi Kepala Tim SP BI Sulsel, R. Dwi Tjahja K. Wardhono, Selasa 8 Juli 2025.
“Pengguna judi online di Sulsel adalah 10 besar di Indonesia, jika sudah kalah di judol. Mereka pastinya akan lari ke Pinjaman Online (Pinjol) dimana Sulsel adalah 8 besar di Indonesia,”ungkapnya.
Terkait hal itu, pihaknya mengundang IPIM untuk bisa berkolaborasi memberantas judi online yang ada di Sulawesi Selatan.
Pemberantasan judi online menjadi konsen BI, sehingga sangat merasa perlu melibatkan pendakwah yang dapat mendakwahkan mudarat judi online.
“Kami berharap seluruh pendakwah dibawah naungan IPIM Sulsel dapat menyebarkan dakwah bahaya dan haramnya judi online secara massif dan berkesinambungan. Tiga minggu berdakwa secara simultan dan bersama-sama serentak di setiap masjid akan memberikan dampak yang bisa sangat besar,” harapnya.
Selain itu, Ricky Satria juga mengharapkan kerjasama dalam sedekah masjid menggunakan QRIS menjadi perhatian dimana QRIS juga merupakan program BI.
Masykur Yusuf mengapresiasi pertemuan ini dimana sebagai pendakwah sekaligus imam masjid pasti bersedia.
“IPIM sangat bersedia membantu program BI apalagi memang judi merupakan dosa besar. Mungkin kita perlu sosialisasi kepada para imam masjid untuk mengetahui dampak sistemik dan data dari BI, sehingga para imam masjid bisa mengungkapkan data tersebut di Masyarakat,” ungkap KH Masykur Yusuf yang juga Ketua Komite Dakwah Khusus ( KDK) MUI Sulsel dan Imam Masjid Al Markaz Al Islami Jenderal Yusuf.
Ditambahkan Masykur Yusuf, bahwa saat sosialisasi perlu juga info penggunaan QRIS di mana peran serta imam masjid itu penting.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum IPIM Sulsel didampingi dengan beberapa pengurus diantaranya, Wakil Ketua, H.Sawedi, H Syamsuddin, serta Wakil Sekretaris, H Saenong, M.Irfan, Wakil Bendahara Ilyas, serta IT Rizkayadi. (rls)













