Agama

Peningkatan Kualitas Kompetensi SDM Masjid Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

126
×

Peningkatan Kualitas Kompetensi SDM Masjid Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

Sebarkan artikel ini

Peningkatan Kualitas Kompetensi SDM Masjid Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

Bulukumba-makassarpena.id. Seorang imam tidak hanya dipilih sebagai pemimpin salat berjamaah, tetapi juga dituntut memiliki kemampuan dalam memahami psikologi jamaah serta menjadi figur pemersatu umat. Imam harus mampu membangun komunikasi yang baik, merangkul berbagai lapisan masyarakat, dan menciptakan suasana kebersamaan di tengah-tengah umat.

Instruksi Menteri Agama menekankan pentingnya kolaborasi dalam setiap kegiatan keagamaan yang terintegrasi dengan masjid. Hal ini merupakan salah satu upaya strategis untuk menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan umat sekaligus mendekatkan masyarakat dengan masjid.

Pernyataan ini disampaikan Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Bidang Urusan Agama Islam, Dr. H.Gaffar pada pembukaan kegiatan peningkatan kualulitas kompetensi Sumber Daya Manusi ( SDM ) Masjid Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Bulukumba, 17 Juli 2025.

Miftah Farid, S T.P, M.Agh dari Prima DMI Sulawesi Selatan yang tampil sebagai pemateri ke dua mengatakan, remaja dan Imam masjid sebagai kader dakwah masa depan di era digital. Bahwa katanya, peran remaja dalam memakmurkan masjid sangat vital. Mereka adalah generasi penerus yang memiliki energi, kreativitas, serta akses luas terhadap teknologi dan jaringan sosial.

Remaja dapat menjadi motor penggerak kegiatan seperti pengajian remaja, kelas tahsin dan tahfidz, buka puasa bersama, hingga kegiatan sosial seperti bakti masyarakat dan donasi untuk dhuafa.

Remaja bisa mengelola media sosial masjid untuk menyebarkan konten dakwah, info kegiatan, hingga penggalangan dana digital. Hal ini memperluas jangkauan masjid ke kalangan yang lebih luas.

“Masjid bisa menjadi tempat inkubasi usaha kecil (koperasi syariah, bazar halal, warung berkah). Remaja dapat berperan dalam pemasaran, manajemen, dan inovasi produk,” jelasnya.

KH. Dr. Masykur Yusuf, M.Ag dalam materinya berjudul Imam Masjid Harus Dihargai dan Terus Berkembang menjelaskan, IPIM (Ikatan Persaudaraan Imam Masjid) tidak hanya fokus pada pembinaan, tetapi juga menunjukkan kepedulian nyata terhadap kesejahteraan para imam masjid. Sebagai Ketua Umum IPIM, KH. Dr. Masykur Yusuf, M.Ag menegaskan bahwa seorang imam tidak boleh dipandang sebelah mata.

“Imam masjid adalah ulama di lingkungan sekitar, meskipun dalam lingkup kecil, perannya sangat besar bagi umat. Maka, imam masjid harus dihargai sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa seorang imam harus memiliki semangat belajar yang tinggi.

“Jangan pernah merasa puas dengan kemampuan yang ada. Teruslah belajar dan asah kemampuan. Imam masjid harus multi talenta, mampu memimpin, mengajar, dan menjadi teladan dalam masyarakat,” tambahnya.

Peningkatan kualitas kompetensi SDM masjid tingkat Provinsi Sulawesi Selatan diselenggarakan oleh Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan yang dihadir imam masjid dan remaja masjid Kabupaten Bulukumba, Bantaeng dan Sinjai ditutup oleh Kepala Kemenag Kabupaten Bulukumba, Drs. H.Misbahuddin Salamu sekaligus berpesan, agar imam dan remaja masjid dapat mengusai dan melaksanakan muatan materi yang dibawakan para narasumber.  (as)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *