DPP IMMIM – Kemenag Makassar Perkuat Sinergi Instrumenn Penilaian Masjid
Makassar, makassarpena.id – Dewan Pengurus Pusat Ikatan Masjid Mubaligh Indonesia Muttahidah (DPP IMMIM) Bersilaturrahim (audiensi) dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar Dr. H. Muhammad, MA di ruang kerja Kepala Kankemenag Kota Makassar, Kamis (13/8/2026).
Silaturrahim tersebut membahas rencana kerjasama mensosialisasikan instrumen penilaian masjid dalam pendataan masjid di Kota Makassar. Langkah ini diharapkan dapat menghasilkan data masjid yang lebih komprehensif sekaligus memberikan gambaran mengenai kondisi, tata kelola, aktivitas, serta potensi pengembangan masjid di Kota Makassar.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Kankemenag Kota Makassar Dr. H. Muhammad, MA didampingi Kepala Seksi Hasan Pinang. Sementara DPP IMMIM dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP IMMIM Dr. KH. Muhammad Ishaq Samad, MA, didampingi Wakil Bendahara, Hj. Sulastia Said, SH, serta Staf YASDIC IMMIM Tetty.
Kepala Kantor Kementerian Agama Dr.H.Muhammad, menyambut baik ide tersebut dan mendukung sepenuhnya agar dilaksanakan secara bersama, karena Kementerian Agama sudah memiliki Sistem pendataan dan penilaian masjid, yang dapat diakses melalui Sistem Informasi Masjid dan Mushalla (Simas), yang seharusnya diketahui oleh masyarakat luas, khususnya kaum muslimin dan takmir masjd. Ia bahkan mendorong agar ada pelatihan generasi muda sebagai admin di setiap masjid.
Ketua Umum DPP IMMIM Dr. KH. Muhammad Ishaq Samad, MA menyampaikan bahwa pendataan masjid merupakan bagian penting dalam membangun basis data masjid yang akurat dan dapat menjadi pijakan dalam merancang program pembinaan masjid secara lebih terarah.
“IMMIM memiliki komitmen untuk terus mendorong masjid agar tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat, pendidikan, dakwah, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan kehidupan sosial keagamaan,” ujarnya.
Menurutnya, instrumen penilaian masjid dapat menjadi salah satu perangkat untuk memetakan kondisi masjid secara objektif. Instrumen tersebut diharapkan dapat membantu melihat berbagai aspek pengelolaan masjid, sehingga potensi dan kebutuhan masing-masing masjid dapat diketahui dengan lebih baik.
“Karena itu, pelibatan Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Makassar menjadi sangat strategis. Para penyuluh memiliki jaringan dan kedekatan dengan masyarakat serta masjid-masjid di wilayah binaannya,” jelasnya.
Melalui sinergi tersebut, DPP IMMIM dan Kankemenag Kota Makassar diharapkan dapat membangun database masjid yang terintegrasi, sekaligus mendorong peningkatan kualitas tata kelola dan pelayanan masjid kepada jamaah.
Kerja sama ini juga diarahkan untuk memperkuat peran Penyuluh Agama Islam sebagai mitra strategis dalam pembinaan umat. Penyuluh tidak hanya melakukan pendampingan dalam aspek keagamaan, tetapi juga dapat berkontribusi dalam pemetaan kondisi masjid, identifikasi kebutuhan pembinaan, serta pengembangan program-program pemberdayaan masyarakat berbasis masjid.
Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi antara DPP IMMIM dan Kementerian Agama Kota Makassar. (hp)













