Politik

Anggaran Responsif dan Berdampak Langsung Kepada Warga

37
×

Anggaran Responsif dan Berdampak Langsung Kepada Warga

Sebarkan artikel ini

Anggaran Responsif dan Berdampak Langsung Kepada Warga

Makassar, makassarpena.id- Pemkot Makassar bersama DPRD Kota Makassar resmi menyetujui dan mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp5,26 triliun dalam rapat paripurna yang digelar di aula Sipakatau, Balai Kota Makassar, Rabu, 30 September 2026.

Menurut Wakil Ketua II DPRD Kota Makassar, Anwar Faruq, S. Kom, M.M, pengesahan anggaran perubahan tersebut sebagai langkah strategis dan krusial bagi keberlanjutan program pembangunan daerah menjelang akhir tahun anggaran. Karena itu, tambah dia, harus anggaran yang responsif dan berdampak langsung kepada warga.

Ia menegaskan, legislatif berkomitmen memberikan persetujuan penuh terhadap Raperda tersebut.

“Sembilan fraksi di DPRD Kota Makassar secara bulat menerima dan menyetujui Raperda itu”, ungkap Anwar Faruq kepada awak media saat istrahat sejenak dari rapat Paripurna untuk melaksanakan sholat Ashar.

Legislator PKS tersebut juga memaparkan bahwa kolaborasi harmonis antara eksekutif dan legislatif ini dipandang positif sebagai bentuk komitmen bersama demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara transparan, tepat sasaran, dan akuntabel.

Menyinggung soal pasca pengesahan, ia menekankan bahwa tantangan utama berada pada aspek eksekusi. Oleh karena itu, tambahnya, jajaran Pemkot Makassar sebaiknya menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bergerak cepat mengejar realisasi fisik dan keuangan, menekan SiLPA yang tidak produktif, serta mengupayakan target serapan belanja yang maksimal hingga penghujung tahun 2026.

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan, perubahan anggaran ini dirancang untuk memastikan kebijakan belanja pemerintah bersifat adaptif.

Fokus utama, lanjut Wali Kota, pengalokasian dana adalah menyelaraskan program kerja pemerintah dengan kebutuhan riil masyarakat (fit to support), terutama pada sektor pelayanan publik, penguatan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan penataan infrastruktur perkotaan. (darman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *