Pendidikan

MAHASISWA PPG UNM GELAR PROJEK KEPEMIMPINAN KARYA BERDAYA

49
×

MAHASISWA PPG UNM GELAR PROJEK KEPEMIMPINAN KARYA BERDAYA

Sebarkan artikel ini

MAHASISWA PPG UNM GELAR PROJEK KEPEMIMPINAN KARYA BERDAYA

Makassar, makassarpena.id– Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Negeri Makassar (UNM) yang melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di SLB Negeri 1 Makassar menyelenggarakan Projek Kepemimpinan bertajuk “KARYA BERDAYA” dengan tema “Dari Karya Menuju Kemandirian: Mengembangkan Potensi, Kreativitas, dan Kewirausahaan Peserta Didik Berkebutuhan Khusus”. Kegiatan ini berlangsung di Aula SLB Negeri 1 Makassar, Selasa (3/11/2026), dengan menghadirkan rangkaian talkshow, expo gelar karya, pertunjukan kreativitas siswa, dan market day.

Kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa PPL PPG UNM bersama seluruh guru SLB Negeri 1 Makassar ini bertujuan menghadirkan ruang apresiasi, pengembangan potensi, dan pemberdayaan bagi peserta didik berkebutuhan khusus melalui kreativitas, keterampilan vokasional, serta penguatan kemandirian. Projek ini sekaligus menjadi implementasi kompetensi kepemimpinan mahasiswa PPG dalam menghadirkan program pendidikan yang memberikan dampak nyata bagi satuan pendidikan dan masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Sary Dyana Muallim, S.Sos., M.M. Turut hadir Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Guru Universitas Negeri Makassar, Dr. Tangsi, M.Sn.; Kepala Cabang Dinas, Amran, S.Sos., M.M.; Kepala UPT SLB Negeri 1 Makassar, Dr. Muhammad Nur, S.Pd., M.Pd.; Ketua Program Studi Pendidikan Khusus, Dr. Usman, M.Si.; Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Projek Kepemimpinan; narasumber dari BBLSDM Komdigi Makassar dan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar; kepala sekolah wilayah 1 Kota Makassar; guru keterampilan dari 14 SLB wilayah 1 Kota Makassar; serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Kepala UPT SLB Negeri 1 Makassar, Dr. Muhammad Nur, S.Pd., M.Pd., dilanjutkan sambutan Kepala Cabang Dinas, Amran, S.Sos., M.M., serta Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Guru UNM, Dr. Tangsi, M.Sn. Selanjutnya, Kepala Bidang Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Sary Dyana Muallim, S.Sos., M.M., menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

Expo Gelar Karya: Membuka Ruang Apresiasi dan Pemasaran Produk Siswa

Salah satu agenda utama KARYA BERDAYA adalah Expo Gelar Karya Keterampilan Siswa SLB Negeri 1 Makassar. Expo ini menghadirkan hasil pembelajaran dari delapan bidang keterampilan, yaitu hantaran, batik, melukis, kriya kayu, tata boga, tata rias, pertanian, dan tata busana. Berbagai produk dan hasil karya tersebut ditampilkan sebagai wujud kreativitas, keterampilan, serta potensi peserta didik yang dikembangkan melalui proses pembelajaran di sekolah.

Lebih dari sekadar pameran, Expo Gelar Karya dirancang sebagai wadah pemasaran langsung hasil keterampilan peserta didik. Melalui kegiatan ini, siswa memperoleh kesempatan untuk memperkenalkan produk, menunjukkan hasil keterampilannya, berinteraksi dengan pengunjung, serta mengenalkan nilai dan potensi karya yang mereka hasilkan kepada masyarakat luas. Dengan demikian, hasil pembelajaran keterampilan tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi juga memperoleh ruang untuk diapresiasi dan memiliki peluang untuk dipasarkan.

Dibuka untuk masyarakat umum, kegiatan Expo Gelar Karya mendapat sambutan antusias dari pengunjung. Tercatat kurang lebih 250 pengunjung hadir, yang terdiri atas orang tua siswa, perwakilan dinas dan instansi, mahasiswa, dosen, guru, serta masyarakat umum. Kehadiran pengunjung dari berbagai kalangan menjadikan expo ini sebagai ruang pertemuan antara lingkungan pendidikan dan masyarakat sekaligus sarana promosi langsung bagi produk-produk hasil keterampilan siswa.

Antusiasme tersebut menjadi pengalaman berharga bagi peserta didik karena karya yang selama ini dihasilkan melalui proses pembelajaran memperoleh kesempatan untuk dikenal dan diapresiasi secara lebih luas. Di sisi lain, kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi pengembangan kelas-kelas keterampilan di SLB Negeri 1 Makassar. Expo menjadi sarana untuk memperkenalkan hasil pembelajaran kepada masyarakat, membangun kepercayaan terhadap potensi siswa, serta membuka peluang pemasaran dan pengembangan produk secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, sekolah diharapkan dapat semakin memperkuat pembelajaran keterampilan yang tidak hanya berorientasi pada proses menghasilkan karya, tetapi juga memperhatikan kualitas produk, pengemasan, promosi, pemasaran, dan pengalaman kewirausahaan. Dengan begitu, keterampilan yang dipelajari siswa dapat menjadi bekal yang lebih aplikatif dalam mendukung kemandirian mereka.

Talkshow Digital Marketing dan Strategi Pemasaran

Selain expo, KARYA BERDAYA menghadirkan talkshow edukatif dengan dua narasumber, yaitu Muhyiddin Ansar dari Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar serta Muhammad Azham Subhan dari Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Digital (BBLSDM Komdigi) Makassar.

Talkshow membahas pengembangan produk, kewirausahaan, serta pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana promosi dan pemasaran. Melalui sesi ini, peserta memperoleh wawasan mengenai strategi mengembangkan hasil karya menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Pemanfaatan teknologi digital juga diperkenalkan sebagai peluang untuk memperluas jangkauan pemasaran sehingga karya peserta didik berkebutuhan khusus dapat dikenal oleh masyarakat secara lebih luas.

Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengetahuan antara dunia pendidikan, pemerintah, dan masyarakat mengenai pentingnya menghubungkan pembelajaran keterampilan dengan kebutuhan dunia usaha serta perkembangan teknologi pemasaran.

Menampilkan Potensi, Kreativitas, dan Kepercayaan Diri Siswa

Selain pameran dan talkshow, kegiatan juga dimeriahkan dengan penampilan pencak silat oleh siswa SLB Negeri 1 Makassar serta Tari 4 Etnis bersama KOADS Kota Makassar. Penampilan tersebut menjadi bagian dari ruang ekspresi bagi peserta didik untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan keberanian tampil di hadapan publik.

KARYA BERDAYA tidak sekadar menjadi ajang pameran dan pertemuan edukatif, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa peserta didik berkebutuhan khusus memiliki potensi dan kesempatan untuk berkarya, berkembang, serta berdaya. Setiap karya yang ditampilkan merupakan hasil dari proses belajar, latihan, pendampingan, dan pengembangan keterampilan yang patut mendapatkan apresiasi.

Melalui dukungan lingkungan pendidikan, keluarga, pemerintah, serta masyarakat, keterampilan yang dimiliki peserta didik diharapkan dapat terus dikembangkan menjadi bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri dan produktif.

Projek Kepemimpinan yang Mendorong Kolaborasi dan Keberlanjutan

Bagi mahasiswa PPG Calon Guru UNM yang melaksanakan PPL di SLB Negeri 1 Makassar, pelaksanaan projek ini menjadi pengalaman nyata dalam mengembangkan kompetensi kepemimpinan, komunikasi, kolaborasi, kreativitas, pemecahan masalah, serta kemampuan membangun kemitraan dengan berbagai pihak. Mahasiswa tidak hanya dipersiapkan menjadi calon pendidik yang mampu melaksanakan pembelajaran di kelas, tetapi juga menjadi calon guru yang memiliki kepedulian sosial dan mampu menghadirkan program pendidikan yang relevan dengan kebutuhan peserta didik serta lingkungan masyarakat.

Melalui KARYA BERDAYA, mahasiswa bersama pihak sekolah berupaya membangun jembatan antara pembelajaran keterampilan di sekolah dengan peluang apresiasi dan pemasaran di masyarakat. Kehadiran Expo Gelar Karya menjadi langkah awal untuk memperkenalkan potensi produk siswa secara lebih luas, sedangkan talkshow memberikan wawasan mengenai strategi pengembangan dan pemasaran produk. Keduanya diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat program keterampilan di SLB Negeri 1 Makassar.

Mahasiswa PPG Calon Guru UNM PPL SLB Negeri 1 Makassar berharap KARYA BERDAYA dapat menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan khusus lainnya untuk terus mengembangkan pembelajaran vokasional yang kontekstual, produktif, dan berorientasi pada kemandirian peserta didik. Kolaborasi antara sekolah, perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat juga diharapkan dapat terus diperkuat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang memberikan kesempatan kepada setiap peserta didik untuk menunjukkan potensi terbaiknya.

“Dari Karya Menjadi Berdaya, Dari Berdaya Menjadi Mandiri.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *