MIS Muhammadiyah Sibatua Tuan Rumah Rapat K3S Kecamatan Pangkajene
Pangkep, makassarpena.id – MIS Muhammadiyah Sibatua jadi tuan rumah rapat Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan yang berlangsung di ruang pertemuan sekolah jalan poros Sultan Hasanuddin bmBaru-baru Utara, Kelurahan Bonto Perak pada Rabu 14 Oktober 2027.
Rapat yang dipimpin oleh Ketua K3S Pangkajene Ahyard, S.Pd mengatakan, rapat hari ini terkait pelaksanaan persiapan perkemahan tanggal 29-30 Oktober di upacara ulang tahun Pramuka dan agenda-agenda lain termasuk program-program pengawas agama yang telah disampaikan.
“Membawakan materi hari ini dari Panitia Perkemahan, Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Kecamatan Pangkajene dalam hal ini Kepala SMA Negeri 1 Syamsul Ardi, S.Pd, M.Pd bersama jajaran, Koordinator Pengawas (Korwas) Dikbud Pangkep Sawir, S.Pd, M.Pd, Pengawas pendamping Madrasah Kemenag Amir Hattab, S.Pd, M.Pd, Pengawas Pais Kemenag Sarah Rungkeni, S.Pd.I, M.Pd para Kepala Sekolah se Kecamatan Pangkajene,” jelasnya.
Menurutnya, rapat hari ini telah berlangsung kondusif, sukses, aman, tertib dan lancar sesuai target sebagaimana tujuan dan harapan semula disebabkan kekompakan dan kerjasama yang baik yang didukung tempat pertemuan yang baik dan strategis.
Kepala Sekolah MIS Muhammadiyah Hj Onar S., S.Pdi, M.Pd mengucapkan terima kasih kepada pihak madrasah yang sangat luar biasa karena telah diberi kesempatan bisa bergabung dengan sekolah-sekolah SD sekaligus menjadi tuan rumah kegiatan sekarang ini.
“Menjadi tuan rumah sudah dua kali yakni sekitar 3 tahun yang lalu. Alhamdulillah menjadi motivasi bagi sekolah untuk semakin memicu dan meningkatkan mutu pendidikan dan dari sekian banyak sekolah SD itu hanya kami berdua dari madrasah, saya MIS Muhammadiyah Sibatua dan MI DDI Baru-baru Tangnga,” akunya.
Disampaikannya, bahwa di MIS Muhammadiyah Sibatua ada program unggulan yang kami terapkan yaitu tahfidz, sudah berjalan kurang lebih 3 tahun dan alhamdulillah sejak adanya program unggulan itu minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya sangat meningkat.
“Jumlah murid baru peserta didik menjadi dua kelas atau rombel yang selama ini hanya satu. Dengan adanya program unggulan ini, selain program tahfidz ada juga program ekstra kurikuler tapak suci Hizbul Wathan dan lainnya yang mendukung,” tutupnya. (hamzah)













