Makassar Darurat Sampah, MUI Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Islam
Makassar, makassarpena.id – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Makassar melalui Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat menggelar diskusi publik di Hotel Almadera, Kota Makassar, Sabtu (15/8/2026).
Acara ini mengusung tema “Optimalisasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Peningkatan Ketahanan Pangan Keluarga dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Perspektif Islam di Kota Makassar”.
Kegiatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan ketahanan pangan dari sudut pandang Islam. Melalui diskusi ini, MUI Kota Makassar berharap dapat mendorong para pengurus dan perwakilan komisi untuk menjadi pelopor gerakan lingkungan bersih serta keluarga tangguh pangan.
Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Pemkot Makassar, H. Akhmad Namsum, yang hadir mewakili Wali Kota Makassar, mengapresiasi inisiatif ini. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan visi dan misi pemerintah kota dalam mengatasi masalah pengelolaan sampah.
“Saat ini Makassar dalam kondisi darurat sampah dan menerima sanksi administrasi dari Kementerian Lingkungan Hidup. MUI Kota Makassar adalah organisasi mitra pemerintah yang elegan dalam membantu mengatasi berbagai permasalahan di masyarakat, termasuk masalah sampah,” ujar Akhmad Namsum.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, H. Muhammad Nur, mengingatkan bahwa alam beserta isinya adalah titipan Allah SWT yang harus dipertanggungjawabkan. Ia mengajak masyarakat untuk memulai aksi nyata dari lingkungan rumah.
“Menjaga lingkungan bukan hanya soal kebersihan dan keindahan, tetapi juga bentuk ibadah. Rasulullah SAW bersabda bahwa menanam satu pohon yang buahnya dimakan manusia, hewan, atau burung akan menjadi sedekah yang pahalanya terus mengalir,” kata Muhammad Nur.
Ia juga mengajak warga memilah sampah dari rumah serta menanam pohon demi mewariskan bumi yang subur dan berkah kepada anak cucu.
Diskusi publik ini menghadirkan dua narasumber ahli, yaitu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Dr. Helmy Budiman, yang membedah masalah pengelolaan sampah, serta Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Makassar, Dr. H. Idris Parakkasi, yang mengulas topik dari perspektif ekonomi syariah dan ketahanan pangan.
Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan dari setiap komisi di bawah naungan MUI Kota Makassar, unsur pemerintahan, akademisi, serta para praktisi atau pelaku usaha.













