Pendidikan

TP PKK Wajo Kampanyekan Wajib Belajar 12 Tahun di SDN 12 Atakkae

43
×

TP PKK Wajo Kampanyekan Wajib Belajar 12 Tahun di SDN 12 Atakkae

Sebarkan artikel ini

TP PKK Wajo Kampanyekan Wajib Belajar 12 Tahun di SDN 12 Atakkae

Wajo, makassarpena.id – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Wajo, Hj Fatmawati A. Rosman, SE, MM., didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo Drs. H. Alamsyah, MM menyambangi SDN 12 Atakkae, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Jumat (20/8/2026).

Kunjungan tersebut turut dihadiri sejumlah pengurus TP PKK Kabupaten Wajo. Kedatangan rombongan disambut hangat dan penuh keakraban oleh Kepala SDN 12 Atakkae Sukriadi, S.Pd bersama jajaran guru, komite sekolah, serta para orang tua murid.

SDN 12 Atakkae diketahui memiliki sekitar 500 peserta didik. Dalam kunjungan tersebut, TP PKK Kabupaten Wajo menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk mendorong pelaksanaan program Wajib Belajar 12 Tahun.

Selain sebagai bagian dari kampanye pendidikan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara TP PKK, pihak sekolah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat.

Ketua TP PKK Kabupaten Wajo Hj.Fatmawati SE MM, menyampaikan bahwa kampanye Wajib Belajar 12 Tahun merupakan salah satu bentuk dukungan dalam mendorong anak-anak usia sekolah agar tetap melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.

Menurutnya, keberlanjutan pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan sekolah, tetapi juga membutuhkan peran aktif orang tua dan keluarga.

“Melalui kampanye Wajib Belajar 12 Tahun ini, kami ingin mengajak seluruh orang tua dan masyarakat untuk bersama-sama memberikan perhatian terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak kita,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam memastikan tidak ada anak usia sekolah yang berhenti mengenyam pendidikan hanya karena persoalan lingkungan maupun kurangnya perhatian dari keluarga.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo Drs. H. Alamsyah, MM menekankan pentingnya komitmen dan kolaborasi seluruh pihak dalam mencerdaskan generasi penerus.

Ia mengajak para orang tua murid untuk memberikan perhatian penuh terhadap pendidikan anak-anak mereka. Pemerintah, kata Alamsyah, telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana pendidikan, termasuk dukungan pembiayaan bagi peserta didik.

“Pemerintah sudah menyiapkan sarana dan prasarana pendidikan. Bagi anak-anak yang kurang mampu secara ekonomi juga telah tersedia dukungan melalui dana BOS. Jadi, tidak ada alasan bagi anak-anak kita untuk berhenti bersekolah dan tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” tegasnya.

Alamsyah juga menyebutkan bahwa dunia pendidikan saat ini terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi dan mulai mengarah pada digitalisasi pendidikan. Karena itu, seluruh pihak perlu terus mendorong peserta didik agar mampu meningkatkan prestasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Namun, menurutnya, di tengah perkembangan teknologi tersebut, perhatian orang tua terhadap anak tetap menjadi hal yang sangat penting.

“Yang paling penting sekarang adalah bagaimana orang tua memberikan perhatian penuh kepada anak-anaknya, karena mereka adalah harapan masa depan keluarga dan bangsa,” ujarnya.

Kegiatan kampanye Wajib Belajar 12 Tahun di SDN 12 Atakkae tersebut diharapkan dapat memperkuat kesadaran orang tua dan masyarakat mengenai pentingnya memastikan anak-anak tetap bersekolah dan memperoleh pendidikan yang layak hingga jenjang yang lebih tinggi.(hakim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *