Presiden Resmikan Pengoprasian 1.061 Koperasi Merah Putih
Mamuju Tengah, makassarpena.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah mengikuti zoom peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Merah Putih bersama pemerintah pusat yang digelar di Aula Koperasi Merah Putih Desa Babana, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Mamuju Tengah, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Kapolres Mamuju Tengah, anggota DPRD Kabupaten Mamuju Tengah, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, serta jajaran perangkat daerah terkait lainnya.
Dalam kesempatan ini Presiden Republik Indonesia terkait peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia menyampaikan bahwa seluruh unsur pendukung koperasi telah tersedia secara lengkap, mulai dari gedung, gudang, sistem operasional, barang, petugas, hingga sarana logistik seperti mobil truk, pick up, dan kendaraan roda tiga. Menurut Presiden, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui koperasi.

Presiden juga menjelaskan bahwa sebelumnya jumlah koperasi yang akan diresmikan direncanakan sebanyak 1.300 unit. Namun, setelah melalui pertimbangan, diputuskan menjadi 1.061 koperasi. Presiden menyebut angka tersebut memiliki makna tersendiri dan menjadi simbol semangat dalam membangun koperasi nasional.
Lebih lanjut disampaikan, pembangunan fisik koperasi dimulai sejak November 2025 dan dalam waktu sekitar tujuh bulan telah berhasil dioperasionalkan sebanyak 1.061 koperasi. Sementara berdasarkan laporan Menteri Koordinator Bidang Pangan, secara fisik lebih dari 9.000 koperasi telah siap, lengkap dengan gedung, gudang, serta sistem operasionalnya.
Presiden menilai capaian tersebut merupakan prestasi besar bangsa Indonesia. Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh lagi dipandang lemah dan harus percaya pada kemampuan sendiri. Menurutnya, keberhasilan membangun serta mengoperasikan ribuan koperasi dalam waktu singkat menjadi bukti bahwa bangsa Indonesia mampu mandiri dan kuat dalam membangun kedaulatan ekonomi rakyat.
Menutup sambutannya, Presiden Republik Indonesia menegaskan bahwa dirinya bertanggung jawab penuh terhadap kesejahteraan rakyat Indonesia. Presiden menyampaikan bahwa amanah rakyat harus dijalankan dengan sungguh-sungguh, termasuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi serta menjaga kedaulatan pangan nasional. (naryo)














