Berita

Motor Penggerak Strategis, PKK Jembatani Program Pemerintah dengan Masyarakat

32
×

Motor Penggerak Strategis, PKK Jembatani Program Pemerintah dengan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Motor Penggerak Strategis, PKK Jembatani Program Pemerintah dengan Masyarakat

Makassar, makassarpena.id – Kegiatan PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Kecamatan Rappocini sebagai motor penggerak strategis yang menjembatani program pemerintah dengan masyarakat di tingkat kelurahan. Peran utamanya untuk mengoptimalkan sejumlah program pokok PKK secara tepat sasaran.

Menurut Ketua PKK Kecamatan Rappocini Fatmawati Yudistira bahwa ada tiga peran dan fungsi strategis sebagai penentu kesuksesan.

Pertama, lanjut dia, sebagai fasilitator lapangan yang menghubungkan kebijakan Pemerintah Kota Makassar langsung kelompok dasa wisma, RW dan RT.

Kedua, menjadi pusat koordinasi yang menyelaraskan perencanaan program kerja agar serasi dari tingkat kecamatan hingga kelurahan.

Yang terakhir, tambah dia, menggiatkan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kapasitas kader serta kemandirian ekonomi keluarga.

Ditanya terkait soal supervisi, monitoring, evaluasi dan pelaporan, Fatmawati memaparkan, keempat unsur tersebut bersinergi dalam siklus kerja.

“Jadi mereka tidak bisa dipisahkan karena membentuk alur kerja yang ideal,” ungkap Fatmawati ketika ditemui saat memimpin kegiatan supervisi, monitoring, evaluasi dan pelaporan para kader PKK Kelurahan Kassi-Kassi yang digelar di Kantor Lurah Kassi-Kassi, Jl. Tidung 9, Senin, 10 Agustus 2026.

Ia juga memaparkan, supervisi itu berarti supervisor turun tangan membimbing orang atau tim agar kembali ke jalur yang benar dan meningkatkan keterampilan mereka.

Ketua PPK juga menjelaskan bahwa tindakan monitoring itu adalah termasuk mencatat ada tidaknya penyimpangan di tengah jalan. Tentu hal tersebut, lanjut Fatmawati, bersifat objektif dan melihat kesesuaian proses dengan rencana awal.

Selanjutnya Fatmawati juga menekankan bahwa evaluasi merupakan tindakan menilai seberapa efektif seluruh rangkaian proses dan pembinaan dalam mencapai tujuan besar organisasi.

Masih terkait evaluasi, yakni fokus mengukur pencapaian target, dampak, dan tingkat keberhasilan. Karena itu lanjutnya, harus menghasilkan keputusan strategis untuk perbaikan program berikutnya.

Sedangkan terkait pelaporan, ia mengungkapkan bahwa laporan yang efektif tidak sekadar memuat angka atau data mentah, melainkan harus menggabungkan angka yakni apa yang terjadi, konteks yakni mengapa hal itu terjadi, dan tindakan yakni keputusan atau langkah lanjut yang dibutuhkan.

Bahkan selaku ketua PKK, Fatmawati menegaskan bahwa prinsip utama pelaporan yang baik harus akurat dan tepat waktu, berorientasi pada tindakan, kejelasan struktur dan transparansi resiko.

Turut hadir mendapingi Ketua PKK dalam acara tersebut, yakni Wakil Ketua PKK Kecamatan Rappocini Indah Iriany Zulfadli; Sekretaris PKK Kecamatan Rappocini Annisa dan Ketua PKK Kelurahan Kassi-kassi A. Nurul Suci Adhitya. (dar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *