Pemerintahan

Dinas Pendidikan Mamuju Tengah Sosialisasi Juknis SPMB 2026/2027, Tekankan Transparansi dan Pemerataan

12
×

Dinas Pendidikan Mamuju Tengah Sosialisasi Juknis SPMB 2026/2027, Tekankan Transparansi dan Pemerataan

Sebarkan artikel ini

Dinas Pendidikan Mamuju Tengah Sosialisasi Juknis SPMB 2026/2027, Tekankan Transparansi dan Pemerataan

Mamuju Tengah, makassarpena.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju Tengah menggelar sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) dan Blue Print Operasional Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Cafe Siola, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan berdasarkan Keputusan Bupati Mamuju Tengah ini bertujuan untuk menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan pendidikan mengenai mekanisme penerimaan siswa baru yang akan segera dimulai.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mamuju Tengah menegaskan bahwa sistem SPMB tahun ini harus dijalankan secara objektif, akuntabel, dan berkeadilan bagi seluruh calon peserta didik. Beliau menekankan bahwa aturan ini berlaku mengikat bagi seluruh satuan pendidikan tanpa kecuali, baik sekolah negeri maupun swasta di tingkat PAUD, SD, hingga SMP. Dinas Pendidikan berkomitmen mengawal penuh proses ini agar tidak terjadi ketimpangan dalam penerimaan siswa di setiap wilayah.

Terdapat empat jalur prioritas yang ditetapkan dalam SPMB kali ini untuk memastikan proses seleksi berjalan sesuai regulasi. Untuk mendukung validitas data, Dinas Pendidikan bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Discapil) guna memverifikasi domisili calon siswa melalui Kartu Keluarga (KK). Hal ini dilakukan untuk mencegah manipulasi data kependudukan dan memastikan daya tampung sekolah tidak melampaui batas yang telah ditetapkan agar kualitas pembelajaran tetap terjaga.

Setelah kegiatan di Cafe Siola ini, Dinas Pendidikan akan segera melakukan sosialisasi lanjutan secara masif kepada seluruh Kepala Bidang PAUD, SD, dan SMP, serta seluruh kepala satuan pendidikan di Kabupaten Mamuju Tengah. Upaya ini dilakukan agar teknis pelaksanaan di lapangan benar-benar dipahami oleh para pendidik, sehingga kendala administratif maupun operasional dapat diminimalisir sejak dini sebelum tahun ajaran baru dimulai.

Selain fokus pada SPMB, Pemerintah Daerah juga memberikan perhatian serius terhadap kekosongan kepemimpinan di sekolah-sekolah terpencil seperti di daerah Batu Dinding, Batu Paha, dan Sanjango. Sebagai langkah strategis, Dinas Pendidikan sedang melaksanakan asesmen bagi calon kepala sekolah yang memenuhi syarat untuk mengisi posisi tersebut sebagai Pelaksana Tugas (PLT). Langkah ini diharapkan dapat memperkuat manajemen sekolah di wilayah terpencil demi pemerataan kualitas pendidikan di Mamuju Tengah. (naryo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *