Dinas Kesehatan Makassar Laksanakan Review Pembinaan Poskestren
Makassar, makassarpena.id— 34 Pondok Pesantren hadir dalam kegiatan Review Pembinaan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Makassar, Kamis (17/9/2026), di Hotel Aston Makassar.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk memperkuat pembinaan kesehatan di lingkungan pesantren sekaligus mendukung implementasi Pesantren Sehat di Makassar.
Hadir sebagai narasumber Hasan Pinang, S.Ag., M.Fil.I, selaku Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Kota Makassar, serta Sri Wahyuni, SKM., M.Kes., dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan.
Dalam pemaparannya, Hasan Pinang, menyampaikan mengenai arah pengembangan Pesantren Sehat di Kota Makassar. Guna mewujudkan pesantren sehat, dibutuhkan perhatian terhadap aspek kesehatan di lingkungan pesantren serta sinergi antara pesantren dan Dinas Kesehatan. Juga kembali mengingatkan prinsip pendidikan pesantren yang ramah anak.
Sementara itu, Sri Wahyuni, SKM., M.Kes., perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, menyampaikan materi Implementasi Pesantren Sehat di Sulawesi Selatan. Sejumlah permasalahan yang masih menjadi tantangan dikaji dalam upaya mewujudkan pesantren sehat, di antaranya sarana dan prasarana yang belum memadai, Poskestren yang belum optimal, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang belum optimal, pembinaan dan pendampingan yang belum berkelanjutan, serta koordinasi lintas sektor yang masih perlu diperkuat.
Untuk mendukung implementasi Pesantren Sehat, diperlukan beberapa strategi, antara lain penguatan pemenuhan regulasi, pemberdayaan Poskestren, pemberdayaan PHBS, kolaborasi lintas sektor, serta monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan.
Seluruh Pesantren diharapkan dapat menambah wawasan serta menjadi bahan evaluasi dalam pengembangan layanan kesehatan di lingkungan pesantren. Pengetahuan yang diperoleh juga dapat menjadi bekal untuk meningkatkan upaya promotif dan preventif bagi para santri dan seluruh warga pesantren. Melalui penguatan Poskestren dan kolaborasi antara pesantren, tenaga kesehatan, pemerintah, serta lintas sektor terkait, mendukung terciptanya lingkungan pesantren yang sehat, bersih, dan mendukung tumbuh kembang santri. (hp)













