Gerakan Posyandu Aktif Dirangkai Peringatan Hari Lansia ke-30 2026 Kabupaten Pangkep
Pangkep, makassarpena.id – Gerakan Posyandu aktif dirangkaikan dengan peringatan Hari lanjut usia (Lansia) ke-30 tahun 2026 Tingkat Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan di Halaman Puskesmas Minasatene, Kelurahan Minasatene, Kecamatan Minasatene pada Senin, 19 Juni 2026.
Dengan mengusung tema “Lansia Sehat dan Mandiri untuk Indonesia Berdaya,” kegiatan ini menghadirkan narasumber terkait promosi kesehatan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan serta memberikan bantuan peralatan kepada para Lansia seperti kursi roda dan bantuan lainnya serta hadiah-hadiah door prize untuk para peserta oleh pemerintah kabupaten dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep.
Kegiatan yang disamping memberikan wawasan pemahaman tentang kesehatan dan keharmonisan hidup berumah tangga dan bermasyarakat serta pengalaman, juga acara sudah dirancang sedemikian rupa yang membawa peserta dalam keadaan gembira, cerah ceria, bahagia yang nampak dari raut wajah para peserta.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep Hj Herlina, S.Si, Apt. M.Kes menghadirkan langsung Bupati Dr H Muhammad Yusran Lalogau, M.Si, CSE bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nurlita Wulan Purnama, S.I.Kom, M.Si. Narasumber dari Diskes Sulsel Mughnizah, SKM, M.KM dan rombongan, para kepala OPD, Camat se-Kabupaten Pangkep, Kapolsek Kecamatan Minasatene, Danramil, Kepala KUA.
Juga hadir mendampingi peserta para Kepala Puskesmas didampingi pengelola Lansia se-Kabupaten Pangkep, Lurah dan Kepala Desa dalam wilayah Kerja Puskesmas Minasatene, para Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Minasatene dan jajaran, para Babinsa dan Bhabinkamtibmas se- Kecamatan Minasatene, dan para Lansia yang dikoordinasikan tuan rumah Kapus Minasatene Asriani Rahim, S.ST, M.K.M.
Dalam laporan Kadis kesehatan Hj Herlina menyampaikan kegiatan gerakan Posyandu aktif yang dirangkai peringatan hari Lansia Nasional ke-30 bertujuan meningkatkan peran Posyandu sebagai wadah pemberdayaan masyarakat dan mendukung transformasi pelayanan kesehatan primer melalui Posyandu ILP dan Posyandu era baru.
“Posyandu era baru tidak hanya fokus pada kesehatan, tapi juga kolaborasi lintas sektor untuk enam bidang pelayanan dasar yakni, kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan dan kawasan permukiman, ketenteraman dan ketertiban, serta sosial,” jelasnya.
Ditekankannya sesuai tema, Lansia sebagai aset bangsa yang harus dijaga kesehatan dan kemandiriannya. Di Kabupaten Pangkep per 8 Juni 2026, skrining kesehatan lansia sudah mencapai 90 persen dari target 35.808 orang berkat kerja sama tenaga kesehatan, kader, pemerintah desa, dan lintas sektor.
“Kegiatan ini juga mendukung program cek kesehatan gratis melalui senam, skrining, edukasi, sosialisasi posyandu ILP, dan hiburan lansia. Meski capaian tinggi, masih ada 10 persen sasaran yang perlu dijangkau agar target optimal dan kualitas pelayanan posyandu untuk Lansia terus meningkat,” tandasnya.
Sambutan Bupati Pangkep Muh Yusran Lalogau mengatakan gerakan Posyandu aktif hari ini menjadi momentum penting implementasi Posyandu era baru sesuai Permendagri Nomor 13 tahun 2024.
“Posyandu tidak lagi hanya fokus pada kesehatan, tetapi berkembang menjadi wadah partisipasi masyarakat yang mengintegrasikan enam standar pelayanan minimal untuk meningkatkan kualitas hidup seluruh siklus hidup dari bayi hingga lansia,” ungkapnya.
Menurutnya, keberhasilan Posyandu era baru membutuhkan sinergi semua pihak seperti Bapperida, DPMD, Camat, Puskesmas, dan Kader. Targetnya seluruh Posyandu di Kabupaten Pangkep sudah bertransformasi pada tahun 2026 agar menjadi pusat pelayanan dasar yang efektif.
“Momentum ini juga bertepatan dengan peringatan hari Lansia ke-30 sebagaimana temanya, pemerintah berkomitmen meningkatkan layanan ramah lansia dan mengubah paradigma bahwa lansia adalah potensi dan berkah, bukan beban,” tegasnya. (hamza)













