Pemerintahan

Atasi Abrasi Sungai Saddang, Bupati Pinrang Bertemu BBWS Pompengan Jeneberang

37
×

Atasi Abrasi Sungai Saddang, Bupati Pinrang Bertemu BBWS Pompengan Jeneberang

Sebarkan artikel ini

Atasi Abrasi Sungai Saddang, Bupati Pinrang Bertemu BBWS Pompengan Jeneberang

Pinrang, makassarpena.id-  Bupati Pinrang, H.A. Irwan Hamid, S.Sos, pada hari Senin, 10 November 2025, mengadakan pertemuan penting dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang.

Pertemuan ini difokuskan untuk membahas penanganan serius terhadap abrasi Sungai Saddang yang semakin mengkhawatirkan di wilayah Masolo, Kelurahan Teppo, Kecamatan Patampanua.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Pinrang Irwan Hamid, S.Sos, menekankan betapa mendesaknya penanganan abrasi ini. Abrasi Sungai Saddang telah menjadi ancaman nyata bagi warga Masolo.

“Kami berharap BBWS Pompengan Jeneberang dapat segera mengambil langkah-langkah konkret untuk mengatasi masalah ini, sehingga warga dapat kembali merasa aman dan tenang,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Pinrang sendiri telah berupaya melakukan berbagai langkah antisipasi, namun penanganan yang komprehensif memerlukan dukungan dan koordinasi dari pihak BBWS Pompengan Jeneberang. Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal dari solusi permanen untuk mengatasi abrasi yang terus menggerus wilayah tersebut.

“Kami sangat mengharapkan perhatian dan tindakan cepat dari BBWS. Keamanan dan kesejahteraan warga kami adalah prioritas utama,” tambah Bupati Irwan Hamid.

Pihak BBWS Pompengan Jeneberang menyambut baik perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Pinrang terhadap masalah ini, pertemuan ini turut dihadiri Kepala Dinas Bimaciptakarya, Awaluddin Maramat, Kepala Dinas Pertanian, A. Senapati Rudy, Kepala Dinas Bappeda, A.Faharuddin, dan Kepala Bidang Dinas PSDA Pinrang, Muh.Husni.

Masyarakat Masolo sangat berharap agar pertemuan ini dapat segera membuahkan hasil nyata. Mereka menantikan tindakan cepat dari pemerintah dan pihak terkait agar abrasi Sungai Saddang tidak lagi menjadi ancaman yang menghantui kehidupan mereka sehari-hari.(YS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *