AgamaUncategorized

KMM Pangkep Gelar Raker Pengurus Periode 2026-2029

118
×

KMM Pangkep Gelar Raker Pengurus Periode 2026-2029

Sebarkan artikel ini

KMM Pangkep Gelar Raker Pengurus Periode 2026-2029

Pangkep, makassarpena.id – Korps Mubaligh Muhammadiyah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan menggelar rapat kerja yang dibuka di gedung pusat dakwah Muhammadiyah Pusdam Pangkep, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Tumampua, Kecamatan Pangkajene pada Ahad, 1 Februari 2026.

Raker yang intinya menyusun rancangan program kerja tersebut, mengusung tema “Optimalisasi strategi dakwah Islam berkemajuan,” adalah realisasi dari dilantiknya pengurus KMM Pangkep periode 2026-2029 yang telah terbentuk beberapa waktu sebelumnya.

Acara yang dibuka oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pangkep, HA Muis AE, dihadiri oleh sejumlah jajaran pimpinannya beserta organisasi-organisasi otonomnya diikuti segenap pengurus KMM  di bawah pimpinan Husain Mustafa sebagai Ketua baru yang terpilih kembali dari periode sebelumnya.

Dalam sambutan ketua KMM, Husain Mustafa mengemukakan tentang Muhammadiyah adalah Gerakan Islam Dakwah Amar Makruf Nahi Munkar dan Tajdid, bersumber pada Al-Quran dan As-Sunnah, berasas Islam, dan bertujuan menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

“Hakikat dan jati diri Muhammadiyah itu adalah bahwa Muhammadiyah adalah sebuah Gerakan Islam, artinya Muhammadiyah adalah sebuah gerakan berbasis agama, dan bukan gerakan sekuler. Dan bahwa Muhammadiyah melaksanakan dua misi pokok, yaitu melaksanakan dakwah amar makruf nahi munkar, dan melaksanakan tajdid,” jelasnya.

Diuraikanya, gagasan besar Muhammadiyah tentang Islam yang berkemajuan berarti menjadikan Islam sebagai perspektif peradaban yang berkemajuan yang bersumber pada “din”.

Dalam amanah Ketua PDM Pangkep, HA Muis AE, yang mana meski dalam kondisi yang kurang memungkinkan namun tetap semangat untuk hadir membuka Raker KMM Pangkep menyampaikan sebagai bagian yang tak terpisahkan dengan PDM yang nantinya berkolaborasi dalam sukses membangun Muhammadiyah dan Umat ke depan.

“Semoga dari hasil Raker ini seluruh mubaligh dalam kiprahnya berdakwah agar para jamaah ada yang dibawa pulang dari apa yang didengar dari khotib atau ceramah dakwahnya yang dibawakan tersebut,” harapannya.

Menurutnya, dari pengalaman yang ada biasanya kalau mengikuti khotbah Jumat seperti di masjid ini (Pusdam) dari itu khatib kita (KMM) yang hanya 10 menit tapi membawa kesan dibanding dengan ada beberapa khatib lain yang sampai 30 menit akan sampai jam 13.30 namun kurang membawa kesan.

“Itulah harapan kami dari rapat kerja kita ini yang jumlah pengurusnya ada sekitar 40 orang, intinya bagaimana kita berdakwah dan diterima dengan baik karena kita dianggap musuh oleh orang-orang di sebelah kalau kita berdakwah tentang Muhammadiyah,” tutupnya.

Akhirnya hari ini menghasilkan program kerja selama satu periode yang berhasil dibahas dan disepakati. (hamza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *