Berita

Pinrang Gelar Penanaman Mangrove untuk Tanggulangi Abrasi, Target 4.000 Bibit

92
×

Pinrang Gelar Penanaman Mangrove untuk Tanggulangi Abrasi, Target 4.000 Bibit

Sebarkan artikel ini

Pinrang Gelar Penanaman Mangrove untuk Tanggulangi Abrasi, Target 4.000 Bibit

Pinrang, makassarpena.id – Pemerintah Kabupaten Pinrang terus melakukan upaya menanggulangi ancaman abrasi dengan solusi yang tidak hanya berorientasi pada pencegahan bencana, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat pesisir. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah mengembalikan fungsi ekosistem pesisir sebagai pelindung alami dari hempasan ombak melalui penanaman mangrove.

Mangrove dinilai efektif sebagai barrier alami yang mampu meredam gelombang laut sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Sebagai bentuk komitmennya, Pemerintah Kabupaten Pinrang melalui Dinas Perikanan menggelar aksi penanaman mangrove di sepanjang pesisir pantai Kecamatan Suppa pada Senin (5/1).

Pada tahap awal, sebanyak 1.000 bibit mangrove telah ditanam dari total rencana 4.000 bibit yang akan ditanam secara bertahap. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Pinrang, World Wide Fund for Nature (WWF), Penyuluh Perikanan, serta Pemerintah Desa dan Kecamatan Suppa. Sinergi lintas pihak ini diharapkan mampu membentuk ekosistem pesisir yang sehat dan berkelanjutan sebagai langkah nyata pencegahan abrasi.

Koordinator Penyuluh Perikanan Kabupaten Pinrang, Muhammad Yusuf, S.Pi, mengungkapkan bahwa gerakan tanam mangrove ini merupakan aksi konkret dalam mendukung rehabilitasi ekosistem pesisir sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun Kabupaten Pinrang. Menurutnya, keberadaan mangrove tidak hanya berfungsi sebagai pelindung garis pantai dari abrasi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir.

“Mangrove menjadi habitat alami bagi berbagai biota laut seperti ikan dan kepiting yang memiliki nilai ekonomis dan menjadi sumber mata pencaharian nelayan,” ujarnya. Ia menambahkan, “Kami berharap aksi ini dapat menjadi contoh dan menggerakkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga ekosistem pesisir. Ekosistem yang terjaga akan kembali memberi manfaat besar bagi kehidupan dan kesejahteraan masyarakat.”

Melalui gerakan ini, Pemerintah Kabupaten Pinrang menghadirkan pembangunan yang berwawasan lingkungan, melindungi wilayah pesisir dari ancaman abrasi, sekaligus memastikan keberlanjutan sumber penghidupan masyarakat pesisir di masa mendatang.(YS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *