Sosialisasi dan Pendampingan TKA Kelas 9 SMPN 1 Minasatene
Pangkep, makassarpena, id – Sosialisasi dan pendampingan untuk Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi kelas 9 SMP Negeri 1 Minasatene tahun ajaran 2026 hari kedua ruang (terasekolahkhir) berlangsung di laboratorium pada Kamis, 5 Februari 2026.
TKA yang digelar selama 2 hari dari 6 kelas yang dibagi 3 kelas perhari; pada Rabu tanggal 4 untuk kelas 9 A, B dan C sedangkan Kamis 5 Februari untuk kelas D, E dan F dengan melibatkan para orang tua terkait.
Pelibatan para orang tua murid dalam rangka mendapatkan informasi tentang TKA yang kemudian akan bersama anak dikelasnya masing-masing untuk bersama menandatangani persetujuan atau tidaknya anak mengikuti TKA.
Dipimpin dan diawali Kepala UPT sekolah Rosdiana, S.Pd, M.Pd menjelaskan terkait kondisi kelancaran dan keamanan belajar mengajar di sekolah, persiapan ujian akhir sekolah disertai acara penamatan yang dilanjutkan penjelasan TKA, tak lupa menjelaskan tentang pelaksanaan sosialisasi dan capaian kemarin hari pertama.
Terkait acara penamatan yang sudah beberapa tahun tidak dilaksanakan di sekolah ini akhirnya mendapat persetujuan untuk kembali dilaksanakan dan langsung membentuk panitia yang khusus terdiri dari orang tua siswa saja dengan memilih ketua sekretaris dan bendahara yang hari ini akan dilengkapi sampai dengan pembentukan seksi-seksi kepanitiaan tersebut.
Sementara Kapolsek Minasatene Iptu Muhammad Alyas, SM dihari pertama menyampaikan arahan tentang pentingnya kerjasama semua pihak warga sekolah untuk menjamin keamanan dan kelancaran proses belajar mengajar di sekolah ini.
Menanggapi acara penamatan atau perpisahan sekolah asalkan pihak sekolah dan orang tua murid mau menjamin keamanan sejak sekarang dan sampai pada acara perpisahan tersebut tidak terjadi pelanggaran daripada anak-anak sekolah yang terlibat, pihaknya akan menanggung dengan biaya pribadi hiburan musik pada pelaksanaan acara tersebut.
Atas permintaan Kepsek kerjasamanya untuk keamanan, kenyamanan dan keselamatan para murid di sekolah ini dengan membandingkan pengalamannya atas beberapa kasus hukum besar yang tertangani pihak kepolisian atas bantuan CCTV maka pihaknya mengusulkan untuk pengadaan CCTV.
Karena anggaran yang terbatas untuk itu maka pihaknya mengusulkan untuk pengadaan CCTV di sekolah dengan menawarkan sumbangan sukarela dari semua warga sekolah yang dimulai dengan dirinya menawarkan sejumlah uang pribadinya untuk ditambahkan dengan sumbangan dari orang tua dan para guru siswa di sekolah.
Alhamdulillah dari inisiatif dari Kapolsek berhasil mengumpulkan sejumlah danan yang cukup membanggakan untuk terealisasinya pengadaan CCTV di sekolah ini yang langsung diserahkan kepada panitia yang telah terbentuk dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara kesepakatan tersebut.
Sama seperti hari pertama wakil kepala sekolah Makking S.Pd memaparkan TKA adalah kegiatan pengukuran capaian akademik murid pada mata pelajaran tertentu.

“Tujuan; Menilai capaian akademik murid secara terstandar, Menjamin akses kesetaraan hasil belajar, Pemetaan mutu pendidikan, Bagan evaluasi dan kebijakan peningkatan mutu pendidikan, Mendorong satuan pendidikan memperbaiki proses pembelajaran dan penilaian,” jelasnya.
Menurutnya TKA tidak diwajibkan agar murid yang merasa siap dan membutuhkan saja yang dapat mengikuti, sementara yang tidak siap tidak perlu ikut. Kewajiban atau tidaknya mengikuti tes merupakan bagian dari hak individu. Murid berhak menentukan pilihannya dalam pendidikan.
“Hasil TKA tidak menentukan kelulusan. Kelulusan tetap ditentukan oleh satuan pendidikan, karena satuan pendidikan yang paling tahu perkembangan murid, bukan hasil TKA. Prinsip TKA; Kejujuran, kerahasiaan, akuntabilitas,” tambahnya.
Di hari pertama sebelum lanjut acara sosialisasi dengan orang tua murid Kapolsek Minasatene didampingi kepala sekolah dan Ketua Komite serta sejumlah guru memberikan arahan tentang bahaya narkoba dan sikap disiplin serta karakter kepada para murid. (hamza)













