Pendidikan

SMA Muhammadiyah Pangkep Gelar Acara Perpisahan

28
×

SMA Muhammadiyah Pangkep Gelar Acara Perpisahan

Sebarkan artikel ini

SMA Muhammadiyah Pangkep Gelar Acara Perpisahan

Pangkep, makassarpena.id – SMA Muhammadiyah Pangkajene menggelar acara Perpisahan dan Pelepasan siswa-siswi kelas XII tahun pelajaran 2025-2026 di halaman sekolah Jalan Andi Mauraga, Kelurahan Tumampua, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Senin (11/5/2026).

Sekolah yang dikenal memiliki kontribusi besar dalam dunia pendidikan dan pengabdian masyarakat di berbagai instansi maupun lembaga ini kembali melaksanakan penamatan secara sederhana, menyesuaikan dengan imbauan agar kegiatan perpisahan tidak dilaksanakan secara berlebihan.

Pelepasan puluhan siswa-siswi kelas XII tersebut mengusung tema “Melangkah dengan Iman, Raih dan Gapai Masa Depan yang Cemerlang.” Kegiatan ini turut dihadiri anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Komisi E dari Fraksi Partai Gerindra, Ir Hj Andi Nirawati, ST, S.Ag, Asean.Eng.

Hadir pula Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Wilayah IX Kabupaten Pangkep, Drs H Jumain, M.Pd. Kehadirannya disambut para siswa, guru, staf tata usaha, jajaran wakil kepala sekolah yang dipimpin Kepala Sekolah Irwan Mustafa, S.Pd., MM, didampingi Ketua Komite Drs Amiruddin Muhkamat serta Ketua Majelis Dikdasmen PDM PNF, Drs H Hasir Saleh.

Usai prosesi penamatan, pelepasan, dan pengukuhan alumni, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat serta penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi.
Dalam sambutannya, Kepala UPT SMA Muhammadiyah Pangkajene, Irwan Mustafa, menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir, melainkan awal perjuangan menghadapi tantangan kehidupan yang lebih besar.

“Teruslah semangat belajar dan jadikan iman serta takwa sebagai pedoman hidup,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pendidikan karakter dan kedisiplinan di lingkungan sekolah berbasis pesantren. Menurutnya, siswa dibiasakan melaksanakan salat Dhuha sebelum belajar, menjaga kebersihan, dan membangun tanggung jawab sejak dini.

Sementara itu, Ketua Dikdasmen PDM PNF, Hasir Saleh, menyampaikan bahwa sembilan sekolah Muhammadiyah di wilayah tersebut berada di bawah pembinaan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Muhammadiyah.

“Tahun ini akan menamatkan sebanyak 242 orang dari jenjang MTs, MA, SMK, dan SMP,” ungkapnya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sulsel Wilayah IX, H Jumain, menyampaikan bahwa sekolah merupakan rumah kedua bagi siswa. Ia mengucapkan selamat kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dan berpesan agar selalu menjaga nama baik sekolah dengan mengedepankan akhlak, disiplin, dan kejujuran.

“Karakter yang baik sangat penting untuk masa depan siswa,” katanya.

Ia juga meminta para guru dan tenaga pendidik untuk terus menjaga kedisiplinan serta mutu pendidikan demi menciptakan generasi yang berkarakter dan membanggakan almamater.
Dalam arahannya, anggota DPRD Sulsel Andi Nirawati yang akrab disapa Anir memberikan motivasi kepada para siswa agar berani bermimpi dan terus belajar.

“Kalian harus tahu, ijazah itu penting, tetapi yang jauh lebih menentukan adalah sikap dan keterampilan,” ujarnya.

Anir mengaku dirinya juga berasal dari keluarga sederhana dan memiliki perjuangan pendidikan yang sama seperti para siswa saat ini.

“Jangan takut bermimpi, karena mimpi adalah awal masa depanmu. Tuhan akan membantu jika kalian bersungguh-sungguh meraih impian,” tuturnya.

Ia berharap Muhammadiyah dapat terus menjadi bagian dari inovasi pendidikan bangsa dalam memperkuat aqidah dan membangun generasi menuju Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh generasi muda yang saat ini berada pada usia produktif.

Anir juga memberikan sejumlah pesan penting kepada para siswa, di antaranya memiliki mental mau belajar, tidak hanya berpikir mencari kerja tetapi juga menciptakan nilai, menguasai komunikasi dan teknologi digital, serta membangun karakter yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.

“Lulusan SMA bukan akhir pendidikan, tetapi awal perjuangan hidup. Masa depan tidak ditentukan oleh siapa yang paling pintar, tetapi oleh siapa yang paling mau belajar, bekerja keras, dan konsisten,” pesannya.

Ia menambahkan, kesempatan tidak datang kepada orang yang hanya menunggu, melainkan kepada mereka yang bergerak dan berani mencoba.

Di akhir kegiatan, dilakukan prosesi gunting pita peresmian bank sampah sekolah oleh anggota DPRD Sulsel, Andi Nirawati.
(hamza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *