Silaturahim di Era Digital Menjaga Ukhuwah di Tengah Perbedaan
Makassar, makassarpena.id – Silaturahim di era digital punya tantangan sekaligus peluang besar. Di satu sisi, perbedaan pandangan, baik soal agama, politik, maupun gaya hidup lebih mudah memicu gesekan karena komunikasi sering terjadi tanpa tatap muka. Tapi di sisi lain, teknologi justru memberi banyak cara untuk tetap menjaga ukhuwah tanpa batas jarak.
Hal tersebut diungkapkan Dr. Shabir Umar, M.Ag dihadapan Ikatan Keluarga Besar (IKB) SMA PPSP IKIP Ujung Pandang Angkatan 1986 pada acara Halal Bihalal dan Reuni yang berlangsung di Villa Vahalla, Kamis, 26 Maret 2026.
” Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturahim,” terangnya mengutik hadis HR. Bukhari dan Muslim.
Ia juga menekankan perlunya menjaga silaturahim sebagai bentuk mempererat persaudaraan dan membangun keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Silaturahim tidak lagi terbatas pada tatap muka, tetapi dengan perkembangan teknologi, hubungan antarindividu dapat tetap terjalin melalui berbagai media komunikasi digital,” ujarnya.
Momentum ini penting untuk menjaga silaturahmi sekaligus mempererat rasa persaudaraan, baik dalam kehidupan sosial maupun dalam pelaksanaan pemerintahan.
Ia menambahkan, nilai-nilai kebersamaan yang tercermin dalam Idulfitri diharapkan terus terjaga dan menjadi landasan dalam membangun sinergi ke depan.
Terpisah, Dr. Suriah Hanafi, koordinator angkatan 86 mengatakan, melalui kegiatan Halal Bihala ini, selain mempererat tali silaturahim di antara sesama angkatan 86 PPSP IKIP UP, juga dirangkaikan dengan Reuni untuk saling melepas rindu setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai ajang untuk saling memaafkan di hari yang fitri.
“Semoga kebersamaan ini semakin mempererat ukhuwah, menghidupkan kembali kenangan indah masa sekolah, serta menumbuhkan semangat persaudaraan yang lebih kuat di antara kita,” ujarnya.
Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan Reuni dihadiri angkatan 86 yang tersebar di berbagai provinsi se-tanah air, serta dipandu Anwar Sanusi dan diakhiri dengan games memperebutkan berbagai souvenir. (as)













