Rais Syuriah PWNU Sulsel Ingatkan GP Ansor Tetap Setia di Garis Perjuangan
Makassar, makassarpena.id – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulawesi Selatan melakukan silaturahmi sekaligus meminta nasihat kepada Rais Syuriah PWNU Sulsel, AGH Dr Baharuddin HS, dalam rangka memperkuat arah gerakan organisasi.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut menjadi momentum penting bagi GP Ansor Sulsel untuk kembali meneguhkan peran strategisnya sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama yang konsisten menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan keulamaan.
Dalam kesempatan itu, AGH Dr Baharuddin HS memberikan pesan yang mendalam kepada seluruh kader GP Ansor agar senantiasa berjalan sesuai dengan “rel” organisasi. Ia menegaskan bahwa jati diri GP Ansor tidak bisa dilepaskan dari komitmen utamanya, yakni mengawal ulama dan menjaga marwah organisasi Nahdlatul Ulama.
“GP Ansor harus tetap berada pada garis perjuangannya, yaitu mengawal ulama. Di situlah kekuatan dan keberkahan organisasi ini,” pesannya.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas internal, memperkuat kaderisasi, serta meningkatkan kontribusi nyata di tengah masyarakat. Menurutnya, tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut GP Ansor untuk tetap adaptif tanpa kehilangan jati diri.
Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Sulsel, Muhammad Ridwan Yusuf, menyampaikan bahwa silaturahim ini merupakan bagian dari upaya organisasi untuk terus mendapatkan arahan dan bimbingan dari para ulama, khususnya Rais Syuriah sebagai pemegang otoritas keagamaan di lingkungan Nahdlatul Ulama.
“Nasihat dari para ulama menjadi kompas bagi kami dalam melangkah. GP Ansor Sulsel berkomitmen untuk terus berada dalam garis perjuangan Nahdlatul Ulama serta siap mengawal para ulama dalam berbagai dinamika kebangsaan dan keummatan,” ujarnya.
Dengan pertemuan ini, diharapkan GP Ansor Sulsel semakin solid, terarah, dan mampu memainkan peran strategisnya sebagai garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (takbir)













