Pembangunan Jalan Aropala Tidak Disertai dengan Drainase
Makassar, makassarpena.id – Perencanaan pembangunan jalan poros provinsi yang menghubungkan Kota Makassar dan Kabupaten Gowa, termasuk Jl. Aroepala dan Tun Abd Razak dinilai tidak mendukung perkembangan kemajuan kota. Lagi-lagi pembagunan jalan tersebut tanpa drainase.
Bangun jalanan tanpa drainase menyebabkan wilayah kumu, banjir, jalan cepat berlubang yang akhirnya menimbulkan kemacetan. Fakta itulah yang terjadi di Jalan Aroepala dan Tun Abd. Razak.
Namun informasi adanya proyek multy years untuk pembangunan jalanan tersebut yang disertai pembangunan drainase memberikan harapan positif bagi warga yang selalu terkena dampak banjir.
Berdasarkan penjelasan PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) Dinas PU Bina Marga Provinsi Sulsel, ZN Ahmad Wildani, bahwa pembangunan drainase dulu dilaksakan sebelum mengerjakan pembangunan badan jalan.
“Dikerja pak. Nanti setelah drainase ditangani. Kami lanjut ke badan jalan,” tulis dani dalam Whats App yang dikirim, Rabu, 11 Februari 2026
Namun fakta di lapangan justru pembangunan badan jalan sudah dikerjakan sementara pembangunan drainase tidak dilaksanakan.
Sejalan dengan kepercayaan sejumlah warga dari berbagai kalangan terkait informasi akan dibangun drainase Jl. Aroepala, maka mereka selalu tidak percaya akibat pemerintah membiarkan jalanan tanpa drainase selama puluhan tahun.
Namun hal tersebut dikonfirmasi ulang kepada ZN Ahmad Wildani yang akrab disapa Dani lewat Whats App, Senin, 9 Maret 2026 bahwa perkataannya tidak sesuai fakta di lapangan. Ia mengatakan drainase tersebut akan dikerja.
“Nanti dikerja,” tulis Dani dalam Whats App tersebut. (Dn)













