Pendidikan

Partisipasi Stakeholder Pendidikan Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

35
×

Partisipasi Stakeholder Pendidikan Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

Sebarkan artikel ini

Partisipasi Stakeholder Pendidikan Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

Pangkep, makassarpena.id – Dewan Pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkajene dan Kepulauan melaksanakan dialog pendidikan yang bertempat di Aula SMK Negeri 1 Pangkep, Jalan Sambungjawa, Kelurahan Samalewa, Kecamatan Bungoro pada Rabu, 3 Desember 2025.

Dialog publik dengan tema “Partisipasi Stakeholder Pendidikan Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” yang didukung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pangkep, Dr Sabrun Jamil, S.Pi, MP, menampilkan Narasumber H. Syawir, S.Pd, M.Pd dan Baso Wahab, S.Pd., M.Pd.

Sebagaimana penyampaian Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Pangkep Drs H. Mustari Syam, MM didampingi Sekretaris, H. Rizal Syarief, S.Sos, M.Si, yang bertindak sebagai moderator ini, bahwa dialog pendidikan ini digelar berdasarkan program kerja Dewan Pendidikan Kabupaten Pangkep Tahun 2023, dan dalam rangka melaksanakan fungsi dan peran Dewan Pendidikan Kabupaten Pangkep sesuai amanah Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Pasal 192 ayat 2, 3 dan 4.

“Dalam rangkaian forum konsultasi publik layanan pendidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pangkep antara Dewan Pendidikan dengan stakeholder antara lain, Ketua PGRI, Pengawas Sekolah SD SMP, Ketua MKKS, Ketua KKKS dan Ketua Komite Sekolah,” lanjutnya.

Lebih spesifik H Mustari mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk memberikan persepsi yang sama kepada seluruh stakeholder khususnya, kepada komite sekolah dan juga pada dewan guru dan kepala sekolah untuk bagaimana menjalankan sesuatu untuk partisipasi terhadap pendidikan dengan yang secara bersama-sama.

“Apa yang didapat hari ini dari stakeholder pendidikan kita akan ramu nanti dalam bentuk rekomendasi kepada pemerintah daerah guna untuk memajukan pendidikan di kabupaten,” tambahnya.

Narasumber  H. Syawir menjelaskan, kegiatan ini sangat penting untuk kita lakukan karena dengan dialog ini maka seluruh stakehol dari ahli pendidikan bisa saling memahami dan bersinergi menciptakan sebuah pembelajaran dengan mereka dan memahami apa itu program-program prioritas yang dilakukan oleh pemerintah untuk mewujudkan pendidikan. Maka stakeholder pendidikan bisa memerankan perannya sesuai dengan posisi dan kedudukan masing-masing.

Sedangkan Narasumber  Baso Wahab, menekankan, kolaborasi dan sinergi antara seluruh stakeholder, karena tanpa kolaborasi dan sinergi pasti pencapaian mutu pendidikan  tidak bisa didapat.

“Jadi harus ada kolaborasi dan sinergi yang positif diantara seluruhnya,” tandasnya.

Sebagaimana kesimpulan yang disampaikan H Mustari, mengutamakan usulan belajar 5 hari kerja SMP dan SD di Kabupaten Pangkep, demikian juga tentang bimbingan teknis pembelajaran mendalam, penerapan pengawasan oleh Satpol PP dan usulan lainnya akan ditindaklanjuti dengan menyampaikan kepada Bupati Pangkep dan lembaga atau instansi terkait lainnya. (hamza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *