Berita

Memaknai Hari Lahir Pancasila dari Sisi Dermaga

9
×

Memaknai Hari Lahir Pancasila dari Sisi Dermaga

Sebarkan artikel ini

Memaknai Hari Lahir Pancasila dari Sisi Dermaga

Makassar, makassarpena.id— Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap 1 Juni kembali menjadi momentum bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat komitmen terhadap nilai nilai dasar negara. Bagi insan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, peringatan ini dimaknai sebagai pengingat akan pentingnya persatuan, integritas, dan tanggung jawab dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional melalui sektor kepelabuhanan.

Hari Lahir Pancasila diperingati untuk mengenang lahirnya dasar negara Indonesia yang telah menjadi ideologi dan falsafah bangsa. Sepanjang sejarah, Pancasila menghadapi berbagai tantangan dan upaya untuk menggantikan posisinya sebagai ideologi negara, baik dari dalam maupun luar negeri.

Ketangguhan Pancasila sebagai dasar negara, menurut berbagai catatan sejarah, terbukti saat Bangsa Indonesia menghadapi peristiwa Gerakan 30 September/PKI pada 1965. Pada masa tersebut, masyarakat tetap berpegang teguh pada nilai nilai Pancasila sehingga upaya mengganti ideologi negara dapat digagalkan.

Dalam konteks kekinian, peringatan Hari Lahir Pancasila dinilai penting untuk merajut kembali makna kebhinekaan di tengah perkembangan zaman. Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara yang menjamin terwujudnya keadilan sosial dan ekonomi bagi seluruh warga negara.

Bagi Pelindo, semangat Pancasila memiliki keterkaitan erat dengan peran strategis pelabuhan sebagai gerbang perekonomian nasional. Saat ini, Pelindo tengah menjalankan transformasi besar besaran melalui digitalisasi layanan dan modernisasi infrastruktur pelabuhan guna meningkatkan kinerja, efisiensi, serta daya saing sektor logistik nasional.

General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, mengatakan bahwa makna Hari Lahir Pancasila juga berkaitan dengan integritas perusahaan. Menurutnya, kredibilitas Pelindo sebagai Badan Usaha Milik Negara yang berada di bawah pengelolaan Danantara Indonesia menjadi hal yang harus dijaga oleh seluruh insan perusahaan.

Ia menegaskan bahwa pelabuhan yang dikelola Pelindo merupakan salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat, sehingga keberhasilan perusahaan sangat bergantung pada dukungan seluruh pekerja dalam menjaga kepercayaan publik dan menjalankan tugas secara profesional.

“Dari sisi lainnya, memaknai Hari Lahirnya Pancasila juga harus dibarengi dengan loyalitas pegawai kepada perusahaan, di mana setiap insan Pelindo dapat menjadi corong bagi perusahaan untuk menciptakan citra positif guna mendukung Pelindo dalam menjalankan tujuan bisnis sehingga kepercayaan publik tetap terjaga. Kita harus mampu menjaga kredibilitas perusahaan sebagai Perusahaan Negara. Satu kesalahan kecil dapat merusak reputasi kepada masyarakat,” ujar Iwan Sjarifuddin.

Pada momentum Hari Lahir Pancasila tahun ini, Iwan Sjarifuddin mengajak seluruh insan Pelindo untuk terus memperkuat persatuan dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari. “Pada momen Hari Lahirnya Pancasila ini, mari kita lakukan penguatan persatuan, toleransi, dan implementasi nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan menghargai dari makna sejati kebhinekaan pada masa kini dengan memadukan nilai-nilai luhur perjuangan para pendahulu kita dengan konteks zaman modern,” tutup Iwan Sjarifuddin.(idj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *