Pemerintahan

Kadis Pertanian Pangkep Klarifikasi Isu Kelangkaan Pupuk

152
×

Kadis Pertanian Pangkep Klarifikasi Isu Kelangkaan Pupuk

Sebarkan artikel ini

Kadis Pertanian Pangkep Klarifikasi Isu Kelangkaan Pupuk

Pangkep, makassarpena.id – Kadis Pertanian Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan memberikan klarifikasi terkait isu kelangkaan pupuk di beberapa tempat belakangan ini, di ruang kerja Kantornya pada Sabtu, 10 Januari 2026.

Terkait adanya isu kelangkaan pupuk dan keluhan para petani di beberapa tempat beberapa hari belakangan ini di Kabupaten Pangkep, Kadis Pertanian, Muhiddin R., S.Hut, MM menerima awak media di ruang kerjanya untuk memberikan klarifikasi terkait masalah tersebut.

Dalam tanggapannya Kadis Pertanian, Muhiddin, menjelaskan bahwa untuk saat ini memang sistem penyaluran pupuk berdasarkan tahun anggaran sehingga memang pada bulan Januari ini baru mulai berproses pendistribusian dan pengiriman pupuk ke semua distributor.

“Kendala yang terjadi berdasarkan informasi petugas di lapangan di grup-grup komunikasi mereka menyangkut pupuk memang terjadi keterlambatan distribusi hampir di seluruh Indonesia,” lanjutnya.

Muhiddin mengatakan, kendalanya untuk kita di Kabupaten Pangkep karena bersamaan pada saat jadwal pemupukan tanaman padi sehingga bersamaan semua petani membutuhkan pupuk yang sementara masih dalam proses pengiriman distributor. Sehingga terkesan terjadi kelangkaan, padahal hanya terjadi keterlambatan distribusi.

“Jadi memang stok juga masih kurang didistributor, bahkan ada yang belum sampai seperti di distributor Pedagang Pengusaha Indonesia (PPI) membawahi wilayah kerja Ma’rang, Segeri, dan Mandalle stoknya memang masih kosong sama sekali sampai sekarang dan sementara diorder. Pupuk semetara dalam pengiriman dari Bontang dan insya allah dalam 2 atau 3 hari kedepan baru bisa sandar di pelabuhan Makassar.,” terangnya.

Keterlambatan ini juga menurutnya, dipengaruhi cuaca buruk di laut akhir akhir ini. Untuk distributor PT Batara stoknya masih ada 248,7 ton urea dan siap salur. PZersoalan distribusi pupuk di Pangkep sudah bisa normal kembali dalam beberapa hari hinggu minggu kedepan.

“Kami juga perihatin karena petani kita dan jadwal pertanaman padi kita sedikit terganggu dengan keterlambatan distribusi pupuk ini. Dinas pertanian berkewajiban untuk mengawal dan memastikan ketersediaan pupuk,” ujarnya.

Menurutnya, ini hanya persoalan teknis dan masalah distribusi di lapangan bukan persoalan kelangkaan pupuk karena memang komitmen Presiden melalui Menteri Pertanian sudah menjamin bahwa kelancaran pupuk dijamin di Indonesia bahkan harga sudah menurun.

“Kami himbau kepada para penyuluh-penyuluh untuk senantiasa lebih proaktif lagi mendampingi petani terutama hal-hal seperti penyaluran pupuk ini sehingga keluhan petani tidak ke pihak lain tapi ke pihak penyuluh atau ke Dinas Pertanian,” ujarnya lagi.

Harapan Bupati, Dr H Muh Yusran Lalogau, S.Pi, M.Pi, Insya Allah Pangkep akan semakin berkembang sektor pertaniannya, petani semakin sejahtera, ke depan mendukung penguatan pembangunan Kabupaten Pangkep dlam mendorong dan mendukung program nasional untuk terwujudnya swasembada pangan dan kedaulatan pangan nasional yang didengungkan oleh Presiden dan Menteri Pertanian bisa terwujud dan dipertahankan. (hamza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *