Berita

Hadiri Pengukuhan DPD Tani Merdeka Indonesia, Bupati Wajo Dorong Peran Strategis Petani

163
×

Hadiri Pengukuhan DPD Tani Merdeka Indonesia, Bupati Wajo Dorong Peran Strategis Petani

Sebarkan artikel ini

Hadiri Pengukuhan DPD Tani Merdeka Indonesia, Bupati Wajo Dorong Peran Strategis Petani

Sengkang, makassarpena.id — Bupati Wajo, H. Andi Rosman, menghadiri pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Wajo yang digelar di Aula Kantor Desa Pasaka, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Selasa (16/12/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) TMI Sulawesi Selatan, Abdul Jalal Bohari, Ketua Dewan OKK TMI Sulsel, unsur Forkopimcam Sabbangparu, Kepala Desa Pasaka Balli Rawang, serta para pengurus TMI yang baru dikukuhkan.

Dalam sambutannya, Bupati Andi Rosman menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus DPD TMI Wajo yang telah resmi dilantik. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan awal dari sebuah amanah besar.

“Pelantikan ini merupakan tanggung jawab moral dan sosial untuk memperjuangkan harkat dan martabat petani, meningkatkan kesejahteraan mereka, serta memperkuat ketahanan pangan baik di daerah maupun nasional,” ujar Andi Rosman.

Ia juga menyoroti besarnya potensi pertanian yang dimiliki Kabupaten Wajo. Dengan lahan pertanian yang luas dan sumber daya alam yang melimpah, Wajo memiliki modal kuat untuk membangun sektor pertanian yang maju dan berkelanjutan.

“Luas areal persawahan di Wajo mencapai 101.435 hektare, dengan luas panen 33.859 hektare dan kemampuan produksi Gabah Kering Giling (GKG) sebesar 161.850 ton. Ini potensi besar yang harus dikelola secara optimal,” jelasnya.

Olehnya itu, Bupati berharap DPD Tani Merdeka Indonesia mampu menjadi wadah pemersatu petani, ruang bertukar gagasan, serta sarana advokasi yang memperjuangkan kepentingan petani secara adil.

“Pemerintah Kabupaten Wajo memandang Tani Merdeka Indonesia sebagai mitra strategis dalam mewujudkan pembangunan pertanian yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri, sehingga dibutuhkan sinergi dan kolaborasi dengan organisasi petani dan seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.

Ia juga mendorong DPD TMI Wajo untuk berperan aktif dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya petani, mendukung program pemerintah di bidang pertanian, serta menjadi jembatan aspirasi antara petani dan pemerintah.

Sementara itu, Ketua DPW TMI Sulsel, Abdul Jalal Bohari, berharap pengurus DPD TMI Wajo mampu bekerja dengan penuh integritas dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mengatasi berbagai persoalan petani.

“Kami berharap pengurus baru mampu menjalin kerja sama yang baik dengan pemerintah daerah, khususnya di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan kelautan,” ujarnya.

Ia menambahkan, DPW TMI Sulsel berkomitmen untuk mengawal pergerakan petani serta memperjuangkan pemenuhan kebutuhan dasar petani di Kabupaten Wajo.

Di sisi lain, Ketua DPD TMI Wajo, Abdul Rahim, menegaskan komitmennya untuk bekerja sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto serta visi dan misi Bupati Wajo.

“Sebanyak 80 orang hari ini dikukuhkan sebagai pengurus DPD TMI Wajo, terdiri dari 7 orang pembina, 7 penasehat, dan 66 pengurus. Ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan petani yang sejahtera di Wajo,” ungkapnya.

Ia menegaskan kesiapan DPD TMI Wajo untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah serta menjadi jembatan aspirasi petani hingga ke pemerintah pusat.

“Kami siap bekerja dan berjuang bersama demi kesejahteraan petani Wajo,” tandasnya.(hakim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *