Politik

Derita Pelanggan PDAM, Air Keruh dan Bau Mengalir ke Rumah Warga

50
×

Derita Pelanggan PDAM, Air Keruh dan Bau Mengalir ke Rumah Warga

Sebarkan artikel ini

Derita Pelanggan PDAM, Air Keruh dan Bau Mengalir ke Rumah Warga

Makassar, makassarpena. id – Sekitar 25 pelanggan PDAM Kota Makassar yang beralamat di kompleks Permata Hijau Permai Blok J dan K terpaksa harus bangun setiap tengah malam untuk mengoperasikan mesin pompa air demi mendapatkan air PDAM yang jernih tanpa bau.

Sejak 2024 dilaporkan kalau air PDAM yang mengalir ke rumah mereka keruh dan bau comberan, khususnya di pagi hari hingga petang. Bahkan mantan Ketua RT di wilayah tersebut mengaku pernah melaporkan masalah air keruh dan bau dengan bawa air sampel sebagai barang bukti ke Kantor PDAM Wilayah, Jl. Dr. Ratulagi, 25 April 2025. Namun pihak PDAM Kota Makassar tidak memberi solusi.

Sekitar setahun kemudian, 10 Juni 2026, sesuai data ada dua puluh lima pelanggan kompak menunjuk seorang perwakilan untuk melaporkan derita yang dialami mereka ke Kantor yang sama. Perwakilan bermaksud menemui Kabag Humas PDAM, Fazad Azizah namun dia ada kegiatan di luar kantor. Keberadaan Kabag tersebut disampaikan oleh Icha yang mengaku sebagai Kepala Seksi Langganan.

Setelah mendengar pengaduan itu, Icha langsung menelpon Kepala Seksi yang bertanggung jawab atas masalah tersebut. Setelah itu Icha mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti pengaduan langganan tersebut. Seketika itu juga hal senada diungkapkan Fazad Azizah kepada perwakilan pelanggan yang dikirim lewat WhatsApp.

Ironisnya, menurut mantan Ketua RT yang pernah melapor April 2025 bahwa sesungguhnya pihak PDAM sudah mengetahui penyebab air keruh dan bau, akibat saluran pipa distribusi air ke rumah pelanggan bocor, karena dimakan usia. Hanya saja pihak PDAM menerima pengaduan tapi tidak ada tindak lanjut untuk menyudahi derita pelanggan.

Menyinggung pembiaran oleh PDAM tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Anwar Faruq meminta para pelanggan PDAM yang bermasalah airnya untuk bersabar. Karena itu, Ia meminta pihak PDAM segera menindaklanjuti pengaduan warga tersebut. (dar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *