Pemerintahan

Bupati Wajo Koordinasi ke BBWS Pompengan Jeneberang, Dorong Pengembangan Desa Wisata Danau Tempe

164
×

Bupati Wajo Koordinasi ke BBWS Pompengan Jeneberang, Dorong Pengembangan Desa Wisata Danau Tempe

Sebarkan artikel ini

Bupati Wajo Koordinasi ke BBWS Pompengan Jeneberang, Dorong Pengembangan Desa Wisata Danau Tempe

Sengkang, makassarpena.id — Bupati Wajo, H. Andi Rosman, S.Sos., M.M., melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang di Makassar, Senin (22/10/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka koordinasi dan konsultasi terkait rencana pengembangan desa wisata di kawasan Danau Tempe, sekaligus membahas pemanfaatan infrastruktur pendukung yang ada di wilayah tersebut.

Dalam pertemuan itu, Andi Rosman menegaskan bahwa Danau Tempe merupakan kebanggaan masyarakat Kabupaten Wajo yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis ekonomi kerakyatan.

“Danau Tempe adalah kebanggaan masyarakat Wajo dan menjadi perhatian penting bagi kami agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” ujar Andi Rosman.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Wajo juga mengajukan permohonan pemanfaatan lahan tanggul Radi A Gani, dengan tujuan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan pesisir danau.

“Pertimbangannya, kami ingin memberdayakan pelaku UMKM yang ada di pesisir Danau Tempe. Jika ini terealisasi, kami yakin akan tumbuh kawasan wisata baru di sana,” jelasnya.

Lebih lanjut, Andi Rosman mengungkapkan bahwa terdapat tiga desa yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai desa wisata yang bersih dan sehat, yakni Desa Nepo, Desa Pakkanna, dan Desa Pajalele.

Ia juga menekankan bahwa pemanfaatan tanggul Radi A Gani tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian Danau Tempe.

Selain itu, Pemkab Wajo turut mengajukan permohonan pengembangan rumah apung di Danau Tempe. Menurutnya, keberadaan tanggul Radi A Gani akan memberikan akses yang lebih aman dan nyaman bagi pengunjung untuk menikmati objek wisata rumah terapung.

“Rumah apung sebenarnya sudah ada, namun dengan dukungan tanggul Radi A Gani, pengunjung bisa menikmati akses wisata tanpa rasa khawatir,” tambahnya.

Andi Rosman berharap seluruh usulan tersebut dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah provinsi dan pusat, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat Wajo.

“Kami optimistis ke depan akan muncul pusat kuliner terpanjang di kawasan Danau Tempe. Ini menjadi perhatian kami dan sangat kami harapkan mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat,” pungkasnya.(hakim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *