Politik

Anggota Dewan, Pro Rakyat dan Jembatan Efektif antara Rakyat dengan Pemerintah

105
×

Anggota Dewan, Pro Rakyat dan Jembatan Efektif antara Rakyat dengan Pemerintah

Sebarkan artikel ini

Anggota Dewan, Pro Rakyat dan Jembatan Efektif antara Rakyat dengan Pemerintah

Makassar, makassarpena.id – Seorang wakil rakyat (anggota dewan) yang rajin turun ke lapangan dipandang sebagai sosok yang kompeten, jujur, dan berdedikasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan peran legislasi dan pengawasan.

Ia dinilai mampu menempatkan pelayanan masyarakat di atas kepentingan pribadi atau golongan, bertindak sebagai jembatan efektif antara rakyat dan pemerintah, serta akuntabel dalam memperjuangkan aspirasi.

Perilaku seperti inilah yang sering dilakukan seorang anggota DPRD Kota Makassar yang juga akrab disapa Pak Ustadz. Terjung ke lapangan ketemu warga biasanya atas undangan dan juga terkadang inisiatif sendiri yakni setelah sholat subuh jalan-jalan pagi keliling di lingkungan warga, ketemu dan bincang-bincang mereka dengar aspirasinya.

Sosok yang mudah melempar senyum itu bernama Anwar Faruq, S.Kom, M.M. Ia adalah Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi PKS, yang kini sebagai Wakil Ketua II di lembaga legislatif tersebut.

Dengan karier yang dinilai cukup sukses dalam dunia politik, maka ia juga dinobatkan sebagai Ketua DPW PKS Provinsi Sulsel, setelah menjabat sebagai Ketua DPD PKS Kota Makassar dua periode.

Karena itu dalam perjalanan Ketua RT/RW hasil pemilihan serentak se-Kota Makassar yang baru seumur jagung, mereka antusias mengundang Anwar Faruq untuk berdialog di wilayah masing-masing.

Tampaknya Wakil Ketua DPRD tersebut yang memang hobby merakyat langsung respon dan terjung ke lapangan menemui dan mendengar aspirasi mereka.

Di tengah kesibukan dalam agenda formal sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Makassar dan Ketua DPW PKS Provinsi Sulsel, namun tetap menyisihkan waktunya dalam menghadiri acara non formal, seperti menghadiri undangan dari sejumlah Ketua RW bersama para Ketua RT-nya dan tokoh masyarakat.

Beberapa pekan terakhir ini, ia telah mengunjungi dan mendengar aspirasi para ketua RT/RW dan tokoh masyarakat sebagai perwakilan seluruh warga, khususnya di Kelurahan Kassi-Kassi, Kec. Rappocini.

“Saya ini adalah jembatan atau penyambung lidah antara rakyat dan pemerintah, sekaligus aktor penyerap aspirasi riil. Walaupun acaranya non formal tapi bukan sekedar seremonial. Aspirasi harus dijadikan pokok-pokok pikiran kami di DPRD yang sah dalam perencanaan pembangunan daerah,” ungkapnya.

Menurutnya, seorang anggota dewan patut menjadi komunikator efektif dan solutif, sehingga layak memiliki komunikasi yang baik, proaktif, dan tidak elitis, agar masyarakat merasa mudah menyalurkan aspirasi.

“Wakil rakyat sebagai public relations bagi daerah pemilihannya untuk memastikan kebutuhan warga terdengar oleh eksekutif,” jelasnya.

Begitu juga, lanjut dia, sebagai wakil rakyat harus memikul akuntabilitas tinggi alias pro rakyat, sehingga kunjungan ke konstituen dipandang sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan politis, bukan hanya mendekati pemilih saat Pemilu.

Politisi PKS tersebut menegaskan anggota dewan harus juga bertindak sesuai dengan kepentingan pemilih, sehingga mendapatkan kembali kepercayaan rakya.  “Harus berani mengawasi jalannya pembangunan di lapangan agar sesuai dengan rencana dan tidak salah sasaran,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *