Berita

UPPKB Jembatan Timbang Sajoanging Disorot, Petugas Bantah Dugaan Pungli

45
×

UPPKB Jembatan Timbang Sajoanging Disorot, Petugas Bantah Dugaan Pungli

Sebarkan artikel ini

UPPKB Jembatan Timbang Sajoanging Disorot, Petugas Bantah Dugaan Pungli

Wajo, makassarpena.id – Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Jembatan Timbang Sajoanging, Kabupaten Wajo, menjadi sorotan masyarakat menyusul adanya dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang disebut-sebut melibatkan oknum petugas.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, dugaan tersebut perlu mendapat perhatian dan pemantauan dari pihak terkait. Menurutnya, petugas UPPKB harus menegakkan aturan terhadap kendaraan yang melebihi kapasitas muatan dan tidak membiarkan pelanggaran terjadi.

“Selain dapat merusak jalan, di tengah masyarakat juga muncul dugaan adanya oknum petugas yang diduga bermain mata dengan pengusaha angkutan,” ujarnya.

Menindaklanjuti informasi tersebut, makassarpena.id melakukan pemantauan dan konfirmasi langsung ke UPPKB Jembatan Timbang Sajoanging pada Sabtu (4/7/2026).

Salah seorang petugas yang ditemui membantah adanya praktik pungutan liar di UPPKB tersebut. Ia menjelaskan bahwa kendaraan bertonase besar yang tidak masuk atau tidak melintasi jembatan timbang bukan karena adanya perlakuan khusus, melainkan karena kondisi dan kapasitas jembatan yang memang tidak memungkinkan dilalui kendaraan dengan beban berat.

“Jembatan tersebut memiliki keterbatasan kapasitas. Jika dilalui kendaraan yang terlalu berat, dikhawatirkan dapat mengalami kerusakan atau bahkan roboh. Jadi bukan karena ada praktik pungli,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, apabila ada oknum petugas yang melakukan pelanggaran, hal itu merupakan tindakan pribadi dan bukan kebijakan institusi. Menurutnya, para petugas saat ini bekerja lebih berhati-hati mengingat perkembangan teknologi informasi yang membuat setiap tindakan mudah diawasi dan diketahui publik.

“Petugas kami sekarang sangat berhati-hati dalam menjalankan tugas,” tutupnya.(hakim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *