Pemerintahan

KNPI Makassar Apresiasi Kebijakan Munafri Arifuddin

20
×

KNPI Makassar Apresiasi Kebijakan Munafri Arifuddin

Sebarkan artikel ini

KNPI Makassar Apresiasi Kebijakan Munafri Arifuddin

Makassar, makassarpena.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengambil langkah berani dalam pengelolaan aset daerah dengan menolak pengadaan kendaraan dinas (randis) baru.

Alih-alih mengikuti tren pembelian mobil mewah bagi kepala daerah, Munafri memilih untuk mengoptimalkan penggunaan mobil listrik yang merupakan aset dari masa pemerintahan sebelumnya.

Keputusan strategis ini diambil berdasarkan pertimbangan kebutuhan teknis dan efisiensi anggaran. Munafri menilai, kondisi geografis Kota Makassar yang didominasi dataran rendah tidak membutuhkan kendaraan operasional dengan spesifikasi medan berat.

“Mobil listrik sudah sangat sesuai dengan kebutuhan kita. Kota Makassar ini wilayahnya datar, tidak ada medan naik turun gunung seperti daerah lain. Jadi, aset yang ada saat ini sudah cukup untuk mendukung pelayanan dan aktivitas sehari-hari,” ujar Munafri dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/4/2026).

Selain faktor geografis, langkah ini menjadi bukti komitmen pemerintah kota dalam mengelola keuangan daerah secara bijak. Dengan memanfaatkan aset yang tersedia, pemkot dapat menekan pengeluaran belanja modal dan mengalihkan anggaran tersebut untuk program yang lebih menyentuh masyarakat.

Kebijakan ini pun mendapat apresiasi positif dari berbagai elemen pemuda. Sekretaris KNPI Makassar yang juga Wakil Ketua GP Ansor Makassar, Muhadir, menyebut langkah tersebut sebagai preseden baik dalam transparansi dan efisiensi birokrasi.

“Ini adalah langkah strategis dalam pengelolaan keuangan daerah. Sikap Wali Kota Makassar menunjukkan komitmen nyata untuk menggunakan anggaran pada hal-hal yang lebih relevan dengan kebutuhan rakyat kecil ketimbang sekadar pengadaan fasilitas jabatan,” tegas Muhadir.

Langkah pengoptimalan aset ini diharapkan menjadi standar baru bagi pejabat publik di lingkungan Pemerintah Kota Makassar agar lebih mengedepankan fungsi ketimbang gengsi dalam penggunaan fasilitas negara. (takbir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *