Pemerintahan

Atasi Sampah, DLH Wajo Rencanakan Pembentukan Satgas Sapu Bersih

75
×

Atasi Sampah, DLH Wajo Rencanakan Pembentukan Satgas Sapu Bersih

Sebarkan artikel ini

Atasi Sampah, DLH Wajo Rencanakan Pembentukan Satgas Sapu Bersih

Sengkang, makassarpena.id – Dalam upaya mengatasi permasalahan sampah di Kota Sengkang dan sekitarnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wajo berencana membentuk Satuan Tugas (Satgas) Persampahan di wilayah Kecamatan Tempe.

Hal tersebut disampaikan Kepala DLH Wajo, Andi Fahrul Rijal, ST., MM, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (7/4/2026). Ia mengungkapkan bahwa pembentukan satgas akan dilakukan hingga tingkat kelurahan, guna mencegah terjadinya penumpukan sampah diberbagai titik pembuangan sementara.

Menurutnya, program ini membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar wajah Kota Sengkang dapat menjadi lebih bersih, sejuk, dan nyaman. Bahkan, ia optimistis Sengkang dapat dijadikan sebagai kota percontohan dalam pengelolaan kebersihan di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

“Kita ingin menjadikan Sengkang sebagai kota yang bersih dan sejuk. Walaupun ada keterbatasan anggaran operasional, itu bukan menjadi alasan. Yang terpenting adalah bekerja secara profesional dan tidak melanggar aturan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Semangat gotong royong dan kebersamaan dinilai menjadi kunci utama dalam mensukseskan program tersebut.

DLH Wajo berencana membentuk Satgas Sapu Bersih (Puber) di setiap kelurahan, dengan jumlah 1 hingga 3 satgas per wilayah. Satgas ini nantinya akan berkolaborasi dengan pihak kecamatan dalam menangani persoalan sampah di lapangan.

Tak hanya itu, DLH juga akan membentuk Penggerak Cinta Lingkungan (PCL) di tiap kelurahan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

“Tujuan utama satgas ini adalah untuk mengatasi munculnya timbunan sampah di setiap kelurahan. Nantinya akan ada 1 sampai 3 satgas serta satu PCL di masing-masing kelurahan,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya berharap peran aktif camat, lurah, hingga pemerintah desa di seluruh Kabupaten Wajo dalam mendukung program tersebut. Bahkan, ia mendorong agar setiap desa dan kelurahan turut membentuk satgas kebersihan masing-masing.

Dalam waktu dekat, DLH Wajo juga akan menggelar pertemuan bersama para pemangku kepentingan guna membahas secara komprehensif langkah-langkah penanganan dampak lingkungan di Kabupaten Wajo.

Dengan langkah ini, diharapkan persoalan sampah yang selama ini menjadi keluhan masyarakat dapat segera teratasi, sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga. (hakim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *