SMAN 2 Pinrang Gelar In House Training Pembelajaran Mendalam
Pinrang-makassarpena.id. Dalam rangka implementasi pembelajaran mendalam pada tahun ajaran 2025/2026, SMAN 2 Pinrang menggelar In House Training (IHT) selama empat hari, 15-18 Juli 2025, di ruang Laboratorium Fisika sekolah. Kegiatan ini dihadiri lebih dari 70 peserta, terdiri dari guru dan staf SMAN 2 Pinrang yang bermotto “Aktif, Maju, dan Inspiratif”.
Kepala Cabang Dinas Wilayah VIII, yang diwakili oleh Kasi SMK, Hayat N.T., S.Pd., memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. Beliau menekankan pentingnya IHT yang dilaksanakan di awal tahun ajaran dan menghadirkan pelatih yang telah mengikuti pelatihan pembelajaran mendalam.
“Kegiatan ini sangat inspiratif karena langsung menerima pelatihan dan arahan dari narasumber yang kompeten,” ujar Hayat.
Beliau juga mengapresiasi kemajuan SMAN 2 Pinrang, yang terletak di Jalan Poros Pinrang-Polman, terlihat dari kebersihan, kerapian, dan prestasi akademik yang mampu bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan.
Hayat berharap, agar SMAN 2 Pinrang terus meningkatkan prestasinya dan menjalankan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dengan baik.

Kepala SMAN 2 Pinrang, Abdul Wahid Nara, M.Pd., menjelaskan, bahwa IHT ini merupakan wujud kesiapan sekolah menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan kebijakan pendidikan yang dinamis.
“Ilmu dan kebijakan terus berkembang, sehingga guru dan staf harus terus dilatih untuk mengimplementasikannya,” ungkap Wahid Nara.
Ia menambahkan, bahwa sosialisasi kebijakan Kemendikbudristek dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, termasuk program menghafal Juz 30 bagi guru dan siswa, terus dilakukan.
Ketua panitia, Rasna, S.Pd., menjelaskan, bahwa IHT menghadirkan pemateri yang kompeten, antara lain, Kepala Cabang Dinas Wilayah VIII, Rektor ITB Kalla/Direktur Pendidikan, Kalla Syamril, ST., M.Pd., Pengawas SMA/Pengajar Pembelajaran Mendalam, Kepala SMAN 2 Pinrang, Abdul Wahid Nara, M.Pd., Pengajar Deep Learning Riaesty, Dian Pertiwi Hashary, S.Pd., M.Pd., Nurfadliah, S.Pd., M.Pd., Wahyuni, S.Pd., M.Pd., dan Wakasek Kurikulum, Drs. M. Adam, M.Pd, para peserta juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan penyusunan perangkat ajar dengan memadukan AI dan KKA (konsep kunci aktif), serta motivasi dalam menjalankan tugas. (yd)













