Peduli Tambang dan Dampak yang Ditimbulkan
Makssar, makassarpena.id- Sektor pertambangan tampaknya mesti melibatkan penyeimbangan yang cermat antara pembangunan ekonomi dan kelestarian alam melalui penerapan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan (sustainable development).
Menurut Anwar Faruq, Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, untuk mencapai keseimbangan tersebut diperlukan pendekatan holistik yang mempertimbangkan manfaat ekonomi jangka panjang, perlindungan lingkungan, dan kesejahteraan sosial.
“Sektor pertambangan merupakan pilar penting bagi pembangunan ekonomi, termasuk menyediakan bahan mentah esensial untuk industri dan infrastruktur,” ungkapnya dalam acara dialog Duta Sosial tentang Pertambangan, Pembangunan Ekonomi dan Pelestarian Alam, di Warkop Bundu, Jl. Tallaselapang, Sabtu, 22 November 2025.
Karena itu manfaat ekonominya, lanjut dia, dapat menciptakan lapangan kerja, baik secara langsung maupun tidak langsung. Begitu juga bisa menyumbang pendapatan signifikan bagi negara dan daerah melalui pajak dan royalti, dan bahkan mampu mendorong investasi dan pengembangan infrastruktur di daerah terpencil.
Namun sebaliknya, tambah Anwar Faruq, pertambangan bisa juga menimbulkan potensi deforestasi, hilangnya keanekaragaman hayati, polusi air dan tanah akibat limbah tambang (tailing), perubahan bentang alam serta potensi bencana hidrologi.(dar)












