Agama

Halal Bihalal Pemerintah dan Masyarakat Tingkat Kecamatan Labakkang

12
×

Halal Bihalal Pemerintah dan Masyarakat Tingkat Kecamatan Labakkang

Sebarkan artikel ini

Halal Bihalal Pemerintah dan Masyarakat Tingkat Kecamatan Labakkang

Pangkep, makassarpena.id – Pemerintah dan masyarakat Labakkang menggelar  Halal Bihalal tingkat kecamatan di Masjid Besar Nurul Jihad, Kelurahan Labakkang, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan pada Selasa, 07 April 2026.

Inti acara yang diisi dengan tausiyah oleh Ketua Tanfidziah Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sidrap, Gurutta Ustadz Muhammad Yusuf, S.Sos.I, MA didampingi Camat Labakkang, Bahri, SE, Danramil 1421-01/Labakkang, Kapten Czi Jamaluddin, Wakapolsek Labakkang, IPTU Muhammad Tang, S.Pd.

Kegiatan kegiatan yang diikuti sekitar 500an jamaah ini dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Kabupaten Pangkep, Dr H Ramli Rasyid, S.Ag, M.Pd.I, M.Ed, Kepala Kua Kecamatan Labakkang, Muslimin Gani, S.Ag, Ketua Pengurus Masjid, H Page Haya, S.Pd, MM, Ketua Lembaga adat Karaeng Labakkang, Andi Syukri HM, Ketua kelompok Majelis Taklim se-Kecamatan Labakang, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda kelurahan.

Camat Labakkang, Bahri mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah terlibat di dalam Halal Bihalal ini.

“Kehadiran pemerintah merupakan sinergitas dan menjadi bagian dari dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan di wilayah ini,” katanya.

Menurutnya, antusias dan partisipasi aktif jamaah masyarakat Labakkang sejak masa persiapan kegiatan, awal acara hingga akhir menunjukkan kuatnya nilai kebersamaan masyarakat dalam memperkuat nilai persatuan di tengah masyarakat.

“Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat, tertib, aman dan lancar ini mencerminkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ketertiban bersama. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih,” tuturnya.

Harapannya, semoga suasana seperti ini dapat terus dipupuk dan bina bersama demi terwujudnya masyarakat yang adil makmur sejahtera, toyibatun warobbun Ghofur.

“Kehadiran ustadz sebagai penceramah dalam kegiatan ini memberikan nuansa religius sekaligus mempererat silaturahmi antar warga,” tambahnya.

Dalam tausiyah Ustadz Muhammad Yusuf menekankan pentingnya menjaga persaudaraan dan meningkatkan keimanan, serta memberikan penerapan doa-doa yang baik dijadikan pegangan bagi jamaah.

“Halal bihalal itu hanya bagian daripada ibadah dari intinya itu adalah salam-salaman dan silaturahim sesama umat Islam,” tandasnya. (hamza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *