Pelindo Regional 4 Makassar Sosialisasikan Peralihan Penerbitan Nota Layanan Barang Nonpetikemas
Makassar, makassarpena.id — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar mensosialisasikan peralihan penerbitan Nota Layanan Jasa Barang Nonpetikemas dari PT Pelindo Multi Terminal kepada PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Kegiatan ini digelar di Lantai I Terminal Penumpang Anging Mammiri, Pelabuhan Makassar, Kamis (22/10/2026), dengan melibatkan perwakilan asosiasi dan pengguna jasa di lingkungan Pelabuhan Makassar.
Sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada para pengguna jasa mengenai perubahan mekanisme penerbitan nota, ketentuan waktu pemberlakuan, serta penyesuaian administrasi yang perlu dilakukan menjelang implementasi kebijakan pada 1 November 2026.
Executive Director 4 Regional 4, Akhirman, dalam sambutannya menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan proses peralihan berjalan lancar tanpa mengganggu pelayanan kepelabuhanan.
“Melalui sosialisasi ini, kami berharap seluruh pengguna jasa dapat memahami mekanisme peralihan yang akan diterapkan, sehingga proses transisi dapat berjalan lancar dan tidak mengganggu kelangsungan pelayanan di Pelabuhan Makassar. Koordinasi dan komunikasi yang baik menjadi kunci agar setiap perubahan dapat dilaksanakan secara efektif,” ujar Akhirman.
Materi sosialisasi disampaikan oleh General Manager Pelabuhan Makassar, Iwan Sjarifuddin. Ia menjelaskan bahwa peralihan penerbitan nota merupakan bagian dari transformasi Pelindo Group untuk menata peran dan fungsi antarentitas, menyederhanakan proses bisnis, menstandarkan administrasi penagihan, serta meningkatkan integrasi layanan bagi pengguna jasa.
“Peralihan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk menyederhanakan proses bisnis dan meningkatkan integrasi layanan kepelabuhanan. Kami ingin memastikan bahwa mekanisme pelayanan dan administrasi menjadi lebih jelas bagi pengguna jasa, dengan tetap menjaga kelancaran operasional serta kualitas pelayanan di Pelabuhan Makassar,” ungkap Iwan Sjarifuddin.
Iwan Sjarifuddin menjelaskan, peralihan penerbitan Nota Layanan Jasa Barang Nonpetikemas akan berlaku efektif mulai 1 November 2026 pukul 00.01 waktu setempat. Penentuan pihak yang menerbitkan nota didasarkan pada waktu pengajuan permohonan pelayanan barang yang tercatat dalam sistem Customer Portal.
Dengan ketentuan tersebut, permohonan pelayanan barang yang diajukan sebelum 1 November 2026 pukul 00.01 waktu setempat tetap diterbitkan notanya oleh PT Pelindo Multi Terminal. Sementara itu, permohonan yang diajukan mulai waktu tersebut dan setelahnya akan diterbitkan oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero).
Selain mekanisme penerbitan nota, sosialisasi membahas aspek teknis dan administrasi yang berkaitan dengan implementasi peralihan, termasuk ketentuan tarif pelayanan, mekanisme restitusi atau reimbursement, serta penyesuaian administrasi lainnya. Pelaksanaan peralihan tetap mengikuti jadwal yang telah ditetapkan, sedangkan proses novasi dilanjutkan hingga selesai sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam sesi diskusi, perwakilan asosiasi dan pengguna jasa menyampaikan pertanyaan serta masukan mengenai keberlanjutan perjanjian kerja sama, penanganan keluhan pelanggan, mekanisme pembayaran melalui sistem terintegrasi, pengelolaan open locking, aspek perpajakan, dan mitigasi risiko selama masa transisi. Para peserta pada prinsipnya memahami rencana implementasi dan menyatakan kesiapan untuk melakukan penyesuaian sesuai ketentuan yang disampaikan.
Sebagai tindak lanjut, Pelindo Regional 4 Makassar akan menyampaikan informasi lanjutan melalui surat edaran dan media komunikasi lainnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pengguna jasa memperoleh informasi yang jelas mengenai pelaksanaan peralihan, sekaligus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar proses transisi berlangsung tertib dan kesinambungan pelayanan tetap terjaga.
Melalui sosialisasi ini, Pelindo Regional 4 Makassar menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat koordinasi dengan para pengguna jasa. Upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pelindo Group serta semangat sinergi BUMN dan Danantara Indonesia dalam mendorong layanan kepelabuhanan dan logistik nasional yang semakin terintegrasi, efektif, dan berdaya saing.(*)













