Jelang Milad Satu Dekade Sanggar BIJA To Tidung, Perkuat Silaturahmi dan Kebersamaan
Makassar, makassarpena.id – Menyambut peringatan Milad Satu Dekade Sanggar Seni BIJA To Tidung, empat angkatan sanggar menggelar silaturahmi ke kediaman salah seorang pembina, Dr. H. Nur Alim Djalil Dg. Marewa.
Kegiatan tersebut dihadiri para pembina sanggar, Ketua RW 01, para Ketua RT, tokoh perempuan, tokoh pemuda, pemerhati budaya, serta masyarakat setempat. Mengingat kehadiran berbagai unsur masyarakat dan para tokoh, pertemuan dikemas dalam suasana semi formal untuk mendengarkan arahan dan pesan dari para pembina.
Acara dipandu oleh Amin Usman, salah seorang pembina sanggar. Dalam sesi pembukaan, H. M. Yahya Dg. Nai, BA, Dr. H. Nur Alim Djalil Dg. Marewa, serta Dra. Hj. Marwiah Djalil Dg. Bau menyampaikan pesan dan motivasi kepada seluruh anggota Sanggar Seni BIJA To Tidung.
Dalam arahannya, Dr. H. Nur Alim Djalil Dg. Marewa menegaskan pentingnya menjaga eksistensi seni dan budaya sebagai warisan yang harus terus dilestarikan.

“Sanggar seni budaya adalah sesuatu yang harus dijaga. Kalian sesungguhnya adalah duta yang selalu dinantikan dalam setiap kegiatan. Karena itu, jagalah seni, jadilah pribadi yang kuat dan mampu menjadi teladan. Melangkahlah sejauh mungkin untuk melihat kehidupan di sekitar, agar kalian mengetahui betapa banyak warna kehidupan yang menanti sentuhan orang-orang yang mau menebar kebaikan dan keindahan,” pesannya.
Senada dengan itu, H. M. Yahya Dg. Nai mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan dan saling melindungi antarsesama anggota. Menurutnya, kekompakan merupakan kunci utama agar sebuah kelompok tetap bertahan, berkembang, dan lestari.
Sementara itu, empat orang anggota angkatan pertama yakni, Ahmat Dg. Sese, Ika Dg. Tionna, Suci Rahmah Dg. Sali, dan Asniwati Dg. Tarring berharap Sanggar Seni BIJA To Tidung dapat menjaga nilai-nilai kebersamaan yang telah diwariskan para pendiri dan terus dipertahankan oleh generasi penerus.
Silaturahmi ini menjadi awal rangkaian kegiatan menuju Milad Satu Dekade Sanggar Seni BIJA To Tidung sekaligus memperkuat komitmen seluruh angkatan untuk terus melestarikan seni dan budaya serta menjaga nilai-nilai kebersamaan yang telah menjadi fondasi sanggar sejak berdiri. (dg.mile)













