Berita

Antrean Panjang BBM di Sejumlah SPBU Wajo, Masyarakat Harap Pemkab Turun Tangan

28
×

Antrean Panjang BBM di Sejumlah SPBU Wajo, Masyarakat Harap Pemkab Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

Antrean Panjang BBM di Sejumlah SPBU Wajo, Masyarakat Harap Pemkab Turun Tangan

Wajo, makassarpena.id — Sebagian masyarakat Kabupaten Wajo berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo turun tangan mencari solusi untuk mengurai antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Wajo.

Antrean kendaraan yang terjadi hampir setiap hari tersebut dinilai telah menimbulkan keresahan bagi sebagian masyarakat. Para pengendara harus menunggu cukup lama di tengah teriknya matahari demi mendapatkan pelayanan pengisian bahan bakar minyak (BBM).

Panjang antrean kendaraan yang mengular hingga ke badan jalan juga menjadi perhatian pengguna jalan lainnya. Kondisi tersebut, selain mengganggu kelancaran arus lalu lintas, pada waktu tertentu dapat menyebabkan kemacetan hingga berjam-jam.

Sejumlah masyarakat berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah strategis bersama pihak terkait untuk mengurai antrean kendaraan di sejumlah SPBU, sehingga masyarakat yang membutuhkan BBM dapat memperoleh pelayanan secara tertib, aman, dan mudah.

Masyarakat juga berharap penataan antrean dapat dilakukan dengan baik agar kendaraan yang sedang menunggu giliran masuk ke area SPBU tidak menghambat pengguna jalan lainnya.

Salah seorang tokoh masyarakat Wajo yang meminta identitasnya tidak ditulis di media mengatakan, pemerintah daerah diharapkan segera memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut, termasuk menindaklanjuti adanya Surat Edaran Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Selatan terkait ketentuan penyaluran BBM berdasarkan nomor kendaraan ganjil dan genap.

Menurutnya, informasi yang berkembang di tengah masyarakat menyebutkan bahwa sejumlah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan telah menerapkan ketentuan ganjil-genap dalam penyaluran BBM sesuai dengan surat edaran tersebut.

“Karena itu, masyarakat Wajo masih menunggu seperti apa langkah strategis dan kebijakan yang akan diambil Pemerintah Kabupaten Wajo dalam menyikapi persoalan antrean BBM ini,” ujarnya.

Ia berharap kebijakan yang nantinya diterapkan dapat mempertimbangkan kepentingan masyarakat pengguna BBM sekaligus menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas di sekitar SPBU.

Sementara itu, media makassarpena.id berupaya meminta tanggapan Wakil Bupati Wajo, dr. H. Baso Rahmanuddin, pada Jumat (18/9/2026) melalui pesan WhatsApp terkait persoalan antrean BBM tersebut.

Namun, hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan dari Wakil Bupati Wajo. (hakim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *