Politik

Anak Dibawah Umur Diduga Dibunuh Usai Dirudakpaksa

16
×

Anak Dibawah Umur Diduga Dibunuh Usai Dirudakpaksa

Sebarkan artikel ini

Anak Dibawah Umur Diduga Dibunuh Usai Dirudakpaksa

Makassar, makassarpen.id – Dugaan kasus pembunuhan yang disertai rudapaksa terhadap anak perempuan dibawah umur berinisial NU (12 tahun) mendapat sorotan dari Azwar Rasmin, legislator asal Fraksi PKS DPRD Kota Makassar.

Sungguh sangat memprihatinkan, apalagi jasadnya ditemukan dalam kondisi tanpa busana, bahkan kepalanya ditindih televisi rusak di toilet rumah kosong, Jl. Abdullah II, Kecamatan Tallo Kota Makassar.

“Kejadian tersebut perlu disikapi serius. Kita sangat bersedih atas kejadian tersebut. Dan ini menjadi peringatan buat kita semua terutama para pemangku jabatan yang ada di Kota Makassar,” ungkapnya merespons kejadian tersebut kepada wartawan, Jumat, 29 Mei 2026.

Tindakan yang sangat biadab itu diduga dilakukan pelaku inisial IK (19) kepada korban anak perempuan dibawah umur pada Selasa malam (26/5/2026), hingga ditemukan orang di lokasi kejadian pada Rabu (27/5/2026) tepat di Hari Raya Idul Adha 1447 Hijiriah dalam kondisi mengenaskan.

Karena itu politisi PKS tersebut menegaskan, peristiwa ini jangan sampai terulang, anak-anak menjadi korban kejahatan kekerasan seksual tidak hanya dilakukan orang dewasa tapi juga sesama remaja.

“Peristiwa ini tidak boleh terulang lagi, sekian kali anak-anak meninggal, bahkan tega membunuh sesamanya remaja. Pernah ada kejadian seperti itu dua tahun lalu di Batua, terbunuh atas tindakan rudapaksa. ironisnya pelakunya remaja,” ungkapnya.

Ia menegaskan, semua pemangku kebijakan utamanya pemerintah jota mengantisipasi kejadian serupa, agar tidak terulang kembali. Diperlukan sinergitas semua pihak untuk mencegah peristiwa kekerasan seksual pada anak.

Sebagai wakil rakyat pihaknya menyarankan ke Pemkot Makassar dan aparat kepolisian untuk memperketat aktivitas anak remaja atau keluarga membatasi aktivitas mereka saat tengah malam. Ia juga memperbanyak kamera pengawas atau CCTV di tempat-tempat yang rawan.

“Jadi keamanan di malam hari diperketat, penggunaan CCTV mesti dimaksimalkan dan anggaran pembinaan digelontorkan serta pembinaan dari keluarga maupun pembinaan keagamaan di maksimal pada setiap wilayah di kota ini,” tegasnya

Ia juga menyoroti maraknya akses pornografi dan judi online melalui gadget atau ponsel dikonsumsi anak remaja. Hal ini dapat memicu kejahatan karena para penikmatnya sudah kecanduan, akhirnya terpaksa mencari jalan pintas berbuat kriminal.

Agar dapat meminimalisir dampak buruk konten-konten pornografi dan judi online, tambah dia, maka Pemerintah Kota Makassar dapat memblokir secara lokal bekerja sama dengan pihak operator supaya konten tersebut tidak dapat diakses dengan mudah.

“Saya kira hal tersebut bisa dilakukan karena teknologi saat ini sudah canggih, supaya kita bisa memblokir konten pornografi dan judi online. Tidak apa-apa kita gelontorkan APBD untuk keselamatan anak kita, keluarga, dan masyarakat kita,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *