Berita

Pelindo Regional 4 Makassar Gandeng Buruh Bagasi Tingkatkan Kepatuhan Budaya K3

63
×

Pelindo Regional 4 Makassar Gandeng Buruh Bagasi Tingkatkan Kepatuhan Budaya K3

Sebarkan artikel ini

Pelindo Regional 4 Makassar Gandeng Buruh Bagasi Tingkatkan Kepatuhan Budaya K3

Makassar, makassarpena.id — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar telah menggelar kegiatan safety talk, safety briefing, dan sosialisasi budaya keselamatan kerja bagi ratusan buruh bagasi di Terminal Penumpang Anging Mamiri Pelabuhan Makassar, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 600 buruh porter bagasi yang beraktivitas di kawasan pelabuhan. Selain sosialisasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Acara juga dirangkaikan dengan penandatanganan amen bersama untuk menaati budaya K3 oleh para buruh bagasi dan pemangku kepentingan di kawasan pelabuhan.

General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, mengatakan bahwa komitmen bersama tersebut merupakan langkah penting bagi seluruh pelaku usaha dan pekerja di Pelabuhan Makassar dalam mengimplementasikan budaya kerja yang mengutamakan keselamatan.

Menurutnya, kawasan pelabuhan merupakan area kerja dengan tingkat risiko yang cukup tinggi sehingga penerapan budaya K3 harus menjadi perhatian utama semua pihak yang terlibat dalam aktivitas operasional di pelabuhan.

Ia menjelaskan bahwa buruh bagasi merupakan garda terdepan dalam pelayanan embarkasi dan debarkasi penumpang. Para pekerja ini berinteraksi langsung dengan pengguna jasa pelabuhan sehingga penerapan budaya keselamatan kerja menjadi sangat penting.

“Setiap pekerja diharapkan dapat bekerja dengan aman dan kembali ke rumah dalam keadaan sehat serta selamat. Keselamatan adalah nilai utama dalam setiap aktivitas kerja kita,” kata Iwan Sjarifuddin.

Dalam kesempatan tersebut, para peserta juga mendapatkan pembagian wearpack dan paket sembako kepada sekitar 600 buruh bagasi. Bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan kepada mitra kerja di lingkungan pelabuhan.

Iwan Sjarifuddin menambahkan, kegiatan yang berlangsung di bulan Ramadan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara perusahaan dan para buruh bagasi, sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kehati-hatian dalam bekerja demi memastikan seluruh aktivitas pelayanan penumpang berjalan dengan aman dan selamat. (idj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *