Pemerintahan

Tanggap Kondisi, Bupati Pinrang Tinjau Lokasi Bencana

105
×

Tanggap Kondisi, Bupati Pinrang Tinjau Lokasi Bencana

Sebarkan artikel ini

Tanggap Kondisi, Bupati Pinrang Tinjau Lokasi Bencana

Pinrang, makassarpena.id – Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kabupaten Pinrang selama dua hari terakhir memberikan dampak pada infrastruktur penunjang aktivitas masyarakat. Jembatan penghubung di Dusun Karajo, Desa Sabbangparu, Kecamatan Lembang, mengalami kerusakan akibat luapan sungai.

Kerusakan jembatan tersebut menyebabkan akses masyarakat terhambat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan, maupun sosial.

Menanggapi kondisi ini, Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid, S.Sos, turun langsung meninjau lokasi kerusakan. Pada kesempatan itu, ia menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk segera mengambil langkah penanganan agar akses masyarakat dapat dipulihkan secepatnya.

Bupati menegaskan bahwa kerusakan infrastruktur yang berdampak langsung pada aktivitas masyarakat tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Menurutnya, jembatan tersebut sangat vital bagi mobilitas warga, sehingga penanganan cepat menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Pinrang.

“Yang terpenting adalah masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman dan lancar. Infrastruktur seperti ini menyangkut kebutuhan dasar warga, sehingga harus segera ditangani,” ucap Bupati.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi menimbulkan bencana susulan. Kewaspadaan bersama dinilai penting untuk mencegah korban jiwa maupun kerugian yang lebih besar.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Irwan didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang, A. Calo Kerrang, Inspektur Kabupaten Pinrang, A. Haswidy Rustam, Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang, Awaluddin Maramat, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, A. Macca, Camat Lembang, Muh Yusuf Nur, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Langkah cepat penanganan ini diharapkan dapat memastikan akses masyarakat kembali normal, sekaligus menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan dan keselamatan masyarakat di tengah kondisi cuaca ekstrem. (yd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *