
Kabupaten Pinrang Gencarkan Penanaman Mangrove untuk Atasi Abrasi Pantai
Pinrang,.makssarpena.id – Sebagai daerah dengan garis pantai sepanjang kurang lebih 93 kilometer, Kabupaten Pinrang terus berupaya menjaga kelestarian wilayah pesisirnya melalui penanaman mangrove. Langkah ini dipandang sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi abrasi pantai sekaligus menjaga keberlangsungan ekosistem laut.
Bupati Pinrang, H.A. Irwan Hamid, S.Sos, saat melakukan penanaman mangrove di pesisir Pantai Marabombang, Kecamatan Suppa, pada hari Kamis (12/2), menegaskan komitmennya dalam melindungi wilayah pesisir dari ancaman abrasi.
“Penanaman mangrove ini merupakan upaya jangka panjang untuk melindungi garis pantai kita. Jika pantai terjaga, maka masyarakat pesisir pun akan merasa aman dan terlindungi,” ujar Bupati Irwan.
Bupati Irwan menjelaskan bahwa manfaat mangrove tidak hanya sebatas perlindungan fisik pantai, tetapi juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Hutan mangrove menjadi habitat alami bagi berbagai biota laut yang memiliki nilai ekonomis tinggi bagi nelayan, seperti ikan, kepiting, dan udang. Dengan demikian, diharapkan hasil tangkapan nelayan meningkat dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat pesisir.
Kegiatan penanaman mangrove ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Pinrang, sebagai momentum refleksi untuk terus menjaga potensi daerah, khususnya wilayah pesisir.
Bupati mengingatkan bahwa beberapa wilayah pesisir di Kabupaten Pinrang, seperti Kecamatan Suppa, Mattiro Sompe, dan Lembang, rawan abrasi. Oleh karena itu, kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat sangat diperlukan.
“Pantai kita memiliki potensi besar, tidak hanya sebagai penyangga ekosistem tetapi juga sebagai destinasi wisata. Jika kebersihan dan kelestariannya dijaga, maka manfaat ekonominya pun akan kembali kepada masyarakat,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan pesan Presiden Republik Indonesia terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari pola hidup sehat.
Pemerintah Kabupaten Pinrang berharap gerakan penanaman mangrove ini dapat membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama demi keberlanjutan hidup generasi mendatang dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (yd)













